Ntvnews.id, Jakarta -Aksi kejahatan ganjal mesin ATM yang kerap meresahkan warga Jakarta Barat akhirnya terkuak. Jajaran kepolisian berhasil meringkus empat orang anggota sindikat spesialis yang kerap melancarkan aksinya menggunakan ganjalan tusuk gigi.
Keempat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial FR, AP, AF, dan TH. Dalam menjalankan operasinya, mereka berbagi peran secara terstruktur mulai dari eksekutor penukar kartu, pengintip PIN, pemantau situasi, hingga pengemudi kendaraan untuk melarikan diri.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi mengungkapkan bahwa modus operandi sindikat ini terbilang rapi dengan menyasar calon korban yang mendapati kendala saat memasukkan kartu ke dalam mesin ATM.
"Pencurian di sini bukan pencurian manual atau konvensional, melainkan pencurian dengan modus ganjal ATM. Pelaku ganjal tempat masuknya kartu ATM menggunakan tusuk gigi, lalu menunggu korban datang," kata Nasriadi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/9).
Ketika korban mulai kesulitan, salah satu pelaku berpura-pura menawarkan bantuan. Pada momen krusial itulah pelaku menukar kartu asli korban dengan kartu ATM palsu secara sigap.
"Setelah si korban meminta bantuan, korban memberikan ATM aslinya kepada pelaku. Secara cepat, pelaku mengganti ATM asli milik korban dengan ATM palsu yang sudah disiapkan," ujar Nasriadi.
Di saat bersamaan, anggota sindikat lainnya bertugas mengintip serta menghafal nomor PIN sewaktu korban menekan tombol mesin. Begitu menguasai kartu asli beserta kode PIN milik korban, para pelaku bergegas melarikan diri ke lokasi ATM lain untuk menguras seluruh isi rekening.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 53 kartu ATM palsu dari berbagai bank, dua buah tusuk gigi, amplas, telepon seluler, serta KTP para pelaku.
(Sumber: Antara)
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi. (Antara)