Ntvnews.id, Jakarta - Beredar informasi di media sosial mengenai gedung Graha Merah Putih (GMP) milik PT Telkom Indonesia di Jalan Gatot Subroto, Jakarta disebut akan dialihkan menjadi kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
Menanggapi informasi tersebut, Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower (TLT) Suratman memberikan klarifikasi mengenai rencana optimalisasi salah satu gedung yang dikelola perusahaan sebagai bagian dari TelkomGroup.
Suratman menjelaskan, sebagai perusahaan pengelola properti di lingkungan TelkomGroup, TLT memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program optimalisasi aset.
Menurutnya program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari aset yang dikelola.
"Sebagai perusahaan pengelola properti di lingkungan TelkomGroup, PT Telkom Landmark Tower memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program optimalisasi aset," ucap Suratman saat dikonfirmasi Ntvnews.id, Rabu 2 September 2026.
Baca juga: Ramai di Medsos, Gedung Telkom Bakal Dijadikan Kantor BGN yang Baru?
Ia menegaskan, optimalisasi aset dilakukan dengan tetap berpedoman pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta seluruh ketentuan bisnis yang berlaku.
"Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari aset yang kami kelola, tentunya dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan seluruh ketentuan bisnis yang berlaku," lanjutnya.
Menurut kegiatan tersebut merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang telah berjalan di lingkungan TelkomGroup.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang memang sudah berjalan di lingkungan TelkomGroup. Seluruh proses perencanaan dan pelaksanaannya dilakukan secara terukur dan bertahap," jelas Suratman.
Dia memastikan program optimalisasi aset tersebut tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan TelkomGroup kepada pelanggan.
Selain itu, program tersebut juga tidak akan berdampak terhadap hubungan kerja karyawan.
"Kami memastikan bahwa program ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan kami kepada pelanggan, serta tidak akan berdampak pada hubungan kerja karyawan," bebernya.
Baca juga: BGN Atur Dua Sesi Jam Kerja Kepala SPPG untuk Awasi Dapur MBG
Di sisi lain, pihaknya memastikan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini menempati gedung-gedung yang dikelola perusahaan.
"Kami juga berkomitmen penuh untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini berada di gedung-gedung kami," ujar Suratman.
Dia menambahkan, setiap proses optimalisasi aset akan dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan.
"Untuk setiap potensi kerja sama dengan pihak manapun, termasuk dengan instansi pemerintah, kami pastikan akan mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku," tandasnya.
Penyelesaian streamlining 10 entitas menjadi tonggak penting transformasi Telkom menuju Strategic Holding, guna memperkuat sinergi, tata kelola, dan penciptaan nilai di seluruh portofolio bisnis TelkomGroup