Ntvnews.id, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan dukungannya kepada Iran yang tengah menghadapi konflik dengan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Putin ketika bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organisation/SCO) di Kirgistan, Selasa, 1 September 2026.
Pezeshkian disebut menyambut pernyataan Putin dengan penuh haru. Dalam pertemuan tersebut, Putin menyampaikan bahwa Rusia berkomitmen memberikan dukungan yang dibutuhkan Iran.
Putin mengatakan Rusia "berupaya memberikan bantuan yang Anda butuhkan."
"Kami mengagumi keberanian dan ketangguhan Anda dalam memperjuangkan kepentingan nasional Anda," ujar Putin, sebagaimana dilaporkan media Rusia, dikutip dari AFP, Kamis, 3 September 2026.
Putin juga menegaskan bahwa hubungan ekonomi antara kedua negara tetap berjalan meskipun situasi politik dan militer tengah mengalami tekanan.
"Terlepas dari situasi militer dan politik, kami tetap mempertahankan momentum hubungan perdagangan dan ekonomi kita dari tahun lalu," ia menambahkan.
Pezeshkian kemudian menyampaikan apresiasinya atas sikap Rusia yang dinilai terus mendukung Iran dalam berbagai situasi.
Pezeshkian mengatakan kepadanya "Kami menghargai dan berterima kasih atas sikap Anda di setiap tahapan."
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan strategis antara Teheran dan Moskow.
"Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kita adalah hubungan strategis; ini bukan hubungan biasa," ujar Pezeshkian.
Rusia dan Iran diketahui sama-sama menghadapi berbagai sanksi internasional yang berat. Kondisi tersebut membuat hubungan kedua negara semakin erat dan meningkatkan ketergantungan satu sama lain.
Sementara itu, pada Senin, 31 Agustus 2026, AS menyatakan akan terus meningkatkan tekanan melalui sanksi yang ditujukan untuk menekan perekonomian Iran.
Konflik yang berlangsung di Timur Tengah tersebut disebut bermula pada akhir Februari setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan itu dilaporkan menewaskan mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat pada pekan ini setelah AS melancarkan serangan ke Pulau Larak yang berada di kawasan Selat Hormuz.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Istimewa)