Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp5.000 Usai Diresmikan, Pramono: Berlaku 1-2 Bulan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 12:18
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung usai mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 Pramono Anung usai mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Tarif LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai akan dipatok sebesar Rp5.000 setelah resmi beroperasi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tarif tersebut akan diberlakukan sementara selama satu hingga dua bulan sebelum dilakukan evaluasi.

Kebijakan tarif ini disiapkan bersamaan dengan tahapan menuju peresmian dan operasional LRT Jakarta lintas Velodrome-Manggarai. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung yang berada di area bawah jalur LRT.

Pramono menjelaskan, setelah LRT Kelapa Gading-Manggarai diresmikan, masyarakat akan mendapatkan tarif flat sebesar Rp5.000 untuk sementara waktu.

Baca Juga: Pramono Terapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Sebelum Diresmikan

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkenalkan layanan LRT kepada masyarakat sekaligus melihat respons pengguna terhadap tarif yang diterapkan.

"Begitu nanti sudah diresmikan, maka akan diterapkan tarif Rp5.000 flat selama 1-2 bulan. Setelah itu kami akan melakukan evaluasi," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Evaluasi nantinya akan mempertimbangkan tarif yang paling tepat bagi masyarakat sekaligus menjaga agar beban subsidi yang harus ditanggung Pemprov DKI Jakarta tidak terlalu besar.

Girder Terakhir Terpasang, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen <b>(LRT Jakarta)</b> Girder Terakhir Terpasang, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen (LRT Jakarta)

Lanjutnya, keputusan mengenai tarif awal LRT tersebut telah ditetapkan. Pemprov DKI Jakarta selanjutnya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar calon pengguna memahami skema tarif yang berlaku.

Pemerintah juga masih melakukan penyelesaian sejumlah pekerjaan sebelum layanan tersebut benar-benar berjalan secara optimal. Katanya, pekerjaan yang masih perlu dirampungkan bukan berada pada lintasan LRT, melainkan sejumlah fasilitas dan pekerjaan pendukung di bagian bawah.

"Dan sekarang kita akan menyelesaikan itu," ujar Pramono.

Selain membahas tarif, orang nomor satu di DKI tersebut optimistis kehadiran LRT Kelapa Gading-Manggarai akan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Ia menyebut tingginya animo publik menjadi salah satu dasar optimisme pemerintah terhadap jumlah penumpang pada tahap awal operasional. Bahkan, Pramono memperkirakan penerapan tarif awal yang sangat terjangkau dapat menarik lebih dari 40.000 pelanggan baru setiap hari.

"Saya meyakini pasti setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pelanggan yang baru, yang selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan dari Kelapa Gading sampai Manggarai," tutup Pramono.

Peresmian LRT Diusulkan 26 Agustus

Halte LRT Manggarai <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Halte LRT Manggarai (NTVNews.id/Adiansyah)

Sebelumnya, Peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, mendadak ditunda.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa penundaan tersebut tidak mengubah agenda pengoperasian maupun pengembangan LRT Jakarta. Peresmian akan dijadwalkan kembali setelah sejumlah penyempurnaan fasilitas dan layanan rampung dilakukan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan keputusan penjadwalan ulang diambil setelah Pemprov DKI melakukan evaluasi akhir terhadap rangkaian persiapan peresmian.

"Setelah melakukan evaluasi akhir terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, Pemprov DKI memutuskan untuk menjadwalkan ulang peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai. Kami ingin peresmian dilaksanakan setelah penyempurnaan sejumlah detail pada fasilitas,” kata Marulina di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

HIGHLIGHT

x|close