Mendagri: Presiden Ingin Pusat dan Daerah Jadi Kota yang Bersih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Sep 2026, 17:58
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengimbau seluruh pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menggalakkan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Tito menegaskan bahwa gerakan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih dan tertata rapi, selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Mendagri saat menghadiri ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (3/9/2026) malam.

“Beliau (Presiden) ingin agar kita, semua program, pusat dan daerah, untuk membuat kota menjadi bersih. Artinya pengurangan sampah, baik dari hulu, semenjak di rumah tangga, maupun di hilir,” ujar Tito dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Tito, penanganan persoalan sampah harus digarap secara komprehensif dari sumber hingga pengolahan akhir di hilir, termasuk konversi sampah menjadi energi alternatif.
 

Langkah ini juga perlu didukung penerapan konsep 3R (reduce, reuse, recycle) serta penguatan aksi kerja bakti secara gotong royong yang rutin melibatkan berbagai instansi.

Mendagri menilai pemda memegang peran strategis dan kewenangan penuh untuk memastikan Gerakan Indonesia ASRI berdampak langsung bagi masyarakat. Keterlibatan aktif seluruh jajaran pemda secara berkala dinilai menjadi sarana ampuh mewujudkan ruang publik yang asri.

“Kalau semua kepala daerah, seluruh gubernur-gubernur, bupati, wali kota semua membuat kebijakan yang sama, BUMN semua membuat kebijakan yang sama, bersihlah sebagian,” tuturnya.

Selain persoalan kebersihan, Tito menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut menyoroti kerapian tata kota, terutama penataan media promosi luar ruang seperti spanduk dan baliho agar tidak merusak estetika lingkungan.

Ia menyarankan agar penataan ruang publik mengadopsi praktik di berbagai negara maju, misalnya dengan mengalihkan papan iklan konvensional ke media digital seperti videotron.

Komitmen terhadap kelestarian lingkungan ini juga diintegrasikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II, yang menjadikan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri sebagai salah satu indikator penilaian utama.
 

Tito berharap apresiasi tersebut dapat memacu memotivasinya pemda untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola sampah sekaligus menciptakan ruang hidup yang sehat bagi masyarakat.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close