A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Cek Fakta: Isu Keracunan MBG di Sidoarjo Sebabkan 12 Korban Jiwa Adalah Hoaks - Ntvnews.id

Cek Fakta: Isu Keracunan MBG di Sidoarjo Sebabkan 12 Korban Jiwa Adalah Hoaks

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Sep 2026, 19:15
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Ilustrasi - Petugas sedang menyiapkan menu MBG Arsip - Ilustrasi - Petugas sedang menyiapkan menu MBG (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Sebuah unggahan di platform X membagikan narasi yang menyebutkan bahwa sebanyak 12 orang meninggal dunia akibat keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur. Unggahan tersebut turut menyertakan foto tangkapan layar yang memperlihatkan deretan ambulans melintas di jalanan.

Berikut narasi lengkap yang beredar:

“INFO TERUPDATE !!!

12 orang meninggal karena keracunan MBG di Sidoarjo”

Namun, benarkah keracunan MBG di Sidoarjo menyebabkan 12 orang meninggal dunia?

Unggahan yang menarasikan keracunan MBG di Sidoarjo sebabkan 12 orang meninggal. Faktanya, pihak pesantren menyatakan bahwa informasi mengenai adanya korban jiwa dan tuduhan bahwa makanan yang menyebabkan keracunan berasal dari dapur internal pesantren merupakan informasi bohong atau hoaks.  <b>(x)</b> Unggahan yang menarasikan keracunan MBG di Sidoarjo sebabkan 12 orang meninggal. Faktanya, pihak pesantren menyatakan bahwa informasi mengenai adanya korban jiwa dan tuduhan bahwa makanan yang menyebabkan keracunan berasal dari dapur internal pesantren merupakan informasi bohong atau hoaks. (x)

 

HASIL PENELUSURAN :Berdasarkan penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa keracunan MBG di Sidoarjo mengakibatkan 12 orang meninggal dunia adalah informasi bohong atau hoaks.

Peristiwa dugaan keracunan MBG memang benar terjadi pada Selasa (1/9/2026) dan menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Berdasarkan data yang dihimpun ANTARA, tercatat sebanyak 644 santri mengalami dugaan keracunan setelah menyantap hidangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kali Tengah.

Atas insiden ini, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengambil langkah tegas dengan menerbitkan surat penghentian sementara (suspend) kategori berat terhadap operasional SPPG tersebut pada Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Zulhas: Tak Ada Toleransi bagi Petugas MBG yang Lalai

Namun, narasi mengenai adanya korban tewas dibantah tegas oleh pihak Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo melalui pernyataan resmi di akun Instagram milik mereka. Pihak pesantren menegaskan bahwa kabar korban jiwa tersebut adalah hampa kebenaran. Selain itu, mereka menglarifikasi bahwa makanan penyebab keracunan bukan berasal dari dapur internal pesantren. Pihak pengelola pun mengimbau para wali santri dan masyarakat luas agar tidak panik serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Kondisi para korban yang dirawat juga terus membaik tanpa adanya laporan meninggal dunia. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengonfirmasi bahwa hingga Kamis (3/9/2026), sebanyak 27 santri masih menjalani perawatan medis di RSI Siti Hajar Sidoarjo. Sementara itu, seluruh santri yang sempat dirawat di RSUD Notopuro Sidoarjo dilaporkan telah pulih dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

"Tiga orang lagi menunggu observasi, dan mudah-mudahan juga bisa pulang hari ini. Semua yang dirawat di RSUD Notopuro Sidoarjo juga sudah kembali ke kediaman masing-masing," kata Khofifah pada Kamis (3/9), dilansir dari ANTARA.

Baca Juga: Bakal Ada yang Dipenjarakan dari Kasus Keracunan MBG?

KESIMPULAN:  Unggahan yang menyebutkan 12 orang meninggal dunia akibat keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo merupakan narasi palsu (hoaks). Meskipun peristiwa keracunan masal melanda 644 santri di Ponpes Manbaul Hikam, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebagian besar santri telah pulih dan sisa pasien yang dirawat secara bertahap mulai diperbolehkan pulang.

(Sumber: Antara)

x|close