Ntvnews.id, Tangerang - Sebanyak 624 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengalami penundaan akibat dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, di Tangerang, Senin, mengatakan penerbangan yang terdampak terdiri atas 461 rute domestik, 156 rute internasional, dan tujuh penerbangan kargo.
Rencana penerbangan tersebut diperkirakan membawa sekitar 75.236 penumpang. Namun, operasional bandara masih dihentikan sementara berdasarkan NOTAM yang diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB.
"Rencana jumlah penumpangnya sekitar 75.236 orang, namun sebagaimana kita sama-sama sudah ketahui bahwa dari NOTAM terakhir, telah diputuskan bahwa penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta ini sampai dengan pukul 18.00 WIB," katanya.
Yudistiawan menyampaikan bahwa kondisi dan pergerakan penerbangan masih terus dipantau oleh pihak bandara. Kepastian jadwal keberangkatan juga belum dapat diberikan karena aspek keselamatan dan keamanan menjadi pertimbangan utama sebelum operasional kembali dibuka.
Baca Juga: Menko AHY: Keselamatan Penerbangan Tak Bisa Ditawar
"Kami sudah terinformasi bahwa maskapai sudah menyampaikan kepada calon penumpangnya, bahkan Garuda sudah melakukan pengumuman, sudah menyampaikan announcement bahwa hari ini mereka tidak beroperasi. Kemudian dari maskapai lain pun saya kira sudah melakukan komunikasi yang sama dengan semua calon penumpangnya," paparnya.
Untuk mengurangi kepadatan penumpang yang telah berada di Terminal 1, 2, dan 3, manajemen Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Soekarno-Hatta menyiapkan layanan bus khusus sebagai langkah mitigasi.
"Sebagai bentuk mitigasi dan untuk mengurai kepadatan penumpang yang telanjur berada di area bandara (Terminal 1, 2, dan 3), manajemen Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Soekarno-Hatta telah menyiapkan armada bus khusus," tuturnya.
Layanan bus tersebut diberikan secara gratis bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya atau rute Joglosemar serta Surabaya.
"Jadwal pemberangkatan bus darurat ini disiapkan pada pukul 14.00 WIB dan 18.00 WIB. Bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, berikut titik posko keberangkatan bus: Terminal 1: Posko Terminal 1C, Terminal 2: Area Keberangkatan Terminal 2E dan Terminal 3: Sekitar area Keberangkatan G3," ungkapnya.
Selain menyediakan transportasi alternatif, pengelola bandara juga memberikan layanan pemulihan (service recovery) berupa makanan ringan dan minuman secara gratis.
Baca Juga: AHY Pastikan Keselamatan Penerbangan, Pemerintah Siapkan Alternatif Transportasi Dampak Abu Vulkanik
Bandara turut menyediakan employee lounge atau ruang karyawan di Terminal 3 yang memiliki kapasitas 60 tempat tidur untuk penumpang yang membutuhkan tempat beristirahat.
"Otoritas bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk terus memantau informasi resmi melalui saluran komunikasi airport maupun airlines masing-masing, serta disarankan untuk tidak datang langsung ke bandara atau mempertimbangkan pulang sementara waktu hingga ada pengumuman resmi bahwa Bandara Soekarno-Hatta telah dibuka kembali secara normal," kata dia.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Sejumlah penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang (Antara)