TNI AU: Operasional Penerbangan di Bandara Halim Kembali Normal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Sep 2026, 12:13
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Panglima Komando Daerah TNI AU (Pangkodau)I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur Panglima Komando Daerah TNI AU (Pangkodau)I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Aktivitas penerbangan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kembali normal setelah sempat dihentikan selama dua hari akibat terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

Panglima Komando Daerah TNI AU (Pangkodau) I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi mengatakan kondisi penerbangan di wilayah Jakarta dan Bandung saat ini sudah kembali berjalan.

"Kemarin dua hari yang lalu di-close penerbangan di area Jakarta dan Bandung. Namun hari ini alhamdulillah sudah dibuka lagi, status sudah normal operation," kata Erwin saat ditemui di kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 8 September 2026.

Ia menjelaskan penghentian sementara penerbangan dilakukan karena abu vulkanik dapat membahayakan pesawat. Jika penerbangan tetap dipaksakan, material vulkanik tersebut berisiko masuk ke mesin dan mengganggu kinerja pesawat.

Dengan kembali normalnya aktivitas penerbangan, Erwin memastikan pesawat-pesawat TNI AU yang berpangkalan di Lanud Halim Perdanakusuma dapat kembali menjalankan berbagai misi strategis.

Salah satu kegiatan yang sempat dilakukan sebelumnya adalah pengiriman bantuan logistik menggunakan pesawat angkut ke wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Menhub: Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kembali Beroperasi

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa sejumlah bandara yang terdampak abu vulkanik GAK mulai kembali beroperasi pada Selasa dini hari setelah melalui evaluasi keselamatan penerbangan.

"Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berakhir. Mulai Selasa, 8 September 2026 pukul 00.01 WIB, operasional bandara kembali berjalan dengan normal," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Dudy menyampaikan informasi tersebut dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa dini hari, 8 September 2026.

Mulai 8 September 2026 pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan kembali aktif.

"Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB," ujar Menhub.

Sementara itu, operasional Bandara Radin Inten II Lampung dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung masih menunggu perkembangan kondisi lebih lanjut.

Pembukaan kembali sejumlah bandara tersebut tetap disertai sejumlah ketentuan untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan.

Baca Juga: Bandara Soetta dan Halim Kembali Dibuka, Operasional Mulai Berjalan Normal

Salah satunya, otoritas bandara bersama maskapai diwajibkan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh armada pesawat sebelum kembali beroperasi.

Selain itu, pilot dan kru pesawat harus memahami keberadaan restricted polygon, yaitu wilayah udara berbentuk poligon yang dibatasi atau dilarang untuk dilintasi karena terdapat sebaran abu vulkanik.

(Sumber: Antara)

x|close