Abu Vulkanik Masih Menyebar, Pemkab Lebak Perpanjang PJJ

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Sep 2026, 16:10
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Gunung Anak Krakatau di Lampung meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi 250 meter di atas puncak Gunung Anak Krakatau di Lampung meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi 250 meter di atas puncak (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, melalui Dinas Pendidikan resmi memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Rabu (9/9/2026). Kebijakan ini diambil lantaran sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) masih menyelimuti wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Dodi Irawan menyampaikan bahwa PJJ berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Para siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mandiri di rumah, bergabung dalam kelompok belajar, maupun mengikuti pembelajaran secara daring (online).

"Kami memperpanjang PJJ itu guna mengutamakan kesehatan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan anak dari dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," ujar Dodi dalam keterangan resminya di Lebak, Selasa (8/9/2026).
 
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Dodi Irawan <b>(Antara)</b> Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Dodi Irawan (Antara)

Guna memastikan proses belajar tetap efektif, Disdik Lebak berkoordinasi erat dengan para kepala sekolah serta mengimbau orang tua siswa aktif mendampingi anak-anak mereka selama beraktivitas di rumah. Selain itu, Dodi juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan saat berada di luar ruangan.

"Kami minta tenaga pendidik dan siswa jika keluar rumah agar menggunakan masker dan kacamata untuk menghindari gangguan pernafasan serta iritasi mata," tambahnya.

Dampak dari penyesuaian ini dirasakan langsung oleh para murid di lapangan. Yusuf dan Alisa, siswa SD Al Furqon Rangkasbitung, mengaku telah menjalani skema PJJ dalam dua hari terakhir akibat sebaran paparan abu vulkanik tersebut.

"Kami sudah dua hari terakhir ini proses pembelajaran secara online akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau," tutur Yusuf.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close