Pasar Wiwitan SCBD Kembali Hadir di SCBD Park, Hadirkan Produk Lokal, Kreativitas, dan Ruang Berkumpul bagi Masyarakat Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Sep 2026, 16:32
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pasar Wiwitan SCBD Kembali Hadir di SCBD Park, Hadirkan Produk Lokal, Kreativitas, dan Ruang Berkumpul bagi Masyarakat Jakarta Pasar Wiwitan SCBD Kembali Hadir di SCBD Park, Hadirkan Produk Lokal, Kreativitas, dan Ruang Berkumpul bagi Masyarakat Jakarta

Ntvnews.id, Jakarta - The Local Market bersama Creative Event Entertainment (CEE) kembali menghadirkan Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta. Mengusung konsep creative marketplace, kegiatan yang diselenggarakan setiap weekend awal bulan ini menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat untuk mengenal, menikmati, dan mendukung produk serta kreativitas lokal Indonesia.

Setelah mendapat sambutan positif pada penyelenggaraan sebelumnya di bulan Agustus, Pasar Wiwitan SCBD kembali hadir untuk kedua kalinya pada 5–6 September 2026. Kehadiran Pasar Wiwitan menjadi bagian dari visi The Local Market bersama CEE untuk membangun sebuah tradisi akhir pekan bulanan yang mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha lokal, artisan, komunitas, dan berbagai karya kreatif Indonesia.

Di tengah pesatnya ritme kehidupan Jakarta yang bergerak tanpa henti, Pasar Wiwitan hadir sebagai alternatif bagi warga Jakarta untuk menikmati akhir pekan dengan lebih santai, berkumpul, sekaligus menemukan kembali berbagai pengalaman sederhana yang dekat dengan produk lokal dan komunitas.

Dari Pusat Bisnis Menjadi Ruang Berkumpul

Mengusung konsep creative marketplace, Pasar Wiwitan SCBD mempertemukan berbagai pelaku pasar kreatif, artisan, local brands, kuliner, komunitas, hingga masyarakat umum dalam satu ruang yang inklusif. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman yang memadukan entrepreneurship, entertainment, workshop, serta berbagai aktivitas kreatif dalam suasana yang hangat dan estetik.

Baca Juga: Sasar Generasi Muda, Infinix Rilis Tablet Serbaguna XPAD 30 Pro di Pasar Global

“Pasar Wiwitan” merepresentasikan sebuah awal yang baru. Melalui konsep ini, The Local Market ingin membangun kebiasaan baru bagi masyarakat Jakarta untuk menghabiskan akhir pekan dengan lebih dekat kepada produk lokal dan orang-orang di baliknya, mulai dari pembuat, pengrajin, pengusaha, artisan, hingga komunitas yang terus mengembangkan kreativitasnya.

Sebagai penyelenggara bersama, The Local Market dan Creative Event Entertainment (CEE) menghadirkan Pasar Wiwitan SCBD sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan ruang publik melalui berbagai pengalaman kreatif yang dapat dinikmati masyarakat. Berkolaborasi dengan The Local Market ID, CEE menciptakan ruang interaksi, hiburan, edukasi, dan kolaborasi yang memperkaya pengalaman masyarakat di kawasan SCBD sebagai destinasi urban yang dinamis dan kreatif.

Penyelenggaraan The Local Market ID – Pasar Wiwitan SCBD juga terlaksana melalui dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Kementrian Ekonomi Kreatif (Ekraf), pengelola kawasan SCBD, Artha Graha Peduli (AGP), Artha Graha Network, serta para mitra dan komunitas lainnya. Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mengoptimalkan ruang publik SCBD sebagai tempat berkumpul, berinteraksi, dan berkembangnya kreativitas masyarakat, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk dan karyanya kepada masyarakat.

Dalam penyelenggaraan kali ini, Artha Graha Peduli menghadirkan Paviliun Artha Graha Peduli yang menjadi salah satu ruang edukasi publik di area Local Market. Paviliun tersebut menghadirkan berbagai informasi dan aktivitas edukatif yang mencakup kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), edukasi kesehatan melalui Arthakes, serta edukasi keamanan dan keselamatan melalui Damkar SGA.

Kehadiran Paviliun Artha Graha Peduli memperluas pengalaman pengunjung Local Market, sehingga ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati produk dan kreativitas lokal, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, kesehatan, dan keselamatan.

Baca Juga: BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama dari Kementerian Perdagangan atas Komitmen Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan kehadiran Artha Graha Peduli dalam Pasar Wiwitan tidak hanya ditujukan untuk mendukung pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, tetapi juga membawa semangat kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat.

“Kalau kita bicara tentang Artha Graha Peduli, salah satu hal yang menjadi bagian penting dari semangatnya adalah bagaimana menjaga dan mengangkat kekayaan Indonesia, baik dari sisi alam, budaya, maupun masyarakatnya. Semangat tersebut juga hadir di Local Market melalui Paviliun Artha Graha Peduli yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai lingkungan hidup melalui Tambling Wildlife Nature Conservation, kesehatan melalui Arthakes, serta keamanan dan keselamatan melalui edukasi pemadam kebakaran,” ujar Irene Umar.

Menurut Irene, kehadiran Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Paviliun Artha Graha Peduli menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia kepada masyarakat secara lebih dekat.

“Tambling memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan menjadi salah satu contoh bagaimana Indonesia memiliki potensi alam yang harus terus kita jaga bersama. Karena itu, edukasi mengenai lingkungan dan konservasi menjadi penting agar masyarakat, termasuk generasi muda, semakin memahami bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Irene juga menilai pendekatan edukasi yang menggabungkan isu lingkungan hidup, kesehatan, dan keselamatan membuat ruang seperti Local Market memiliki nilai yang lebih luas bagi masyarakat.

“Local Market bukan hanya tempat untuk memperkenalkan dan menjual produk lokal. Ruang seperti ini juga bisa menjadi tempat untuk berbagi pengetahuan, membangun kepedulian, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Indonesia. Ketika ekonomi kreatif, kepedulian lingkungan, kesehatan, dan keselamatan dapat hadir dalam satu ruang, maka manfaatnya menjadi lebih luas dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi tersebut, Pasar Wiwitan SCBD tidak hanya menjadi creative marketplace, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkaya pengalaman masyarakat di tengah dinamika kota, mempertemukan berbagai komunitas dan pelaku kreatif, serta memperluas apresiasi terhadap produk lokal Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Jadi Co-host Country CISMEF 2026, Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Global

“Kolaborasi Creative Event Entertainment bersama dengan The Local Market ID melalui Pasar Wiwitan SCBD merupakan langkah untuk menghadirkan ruang publik yang menghubungkan komunitas, pelaku kreatif, dan masyarakat, sekaligus memperkuat SCBD sebagai destinasi yang tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga pusat aktivitas kreatif dan budaya,” ujar Ananta Pribadi, Direktur Creative Event Entertainment (CEE).

Hadirkan Lebih dari 200 Pelaku Kreatif Lokal

Beragam bidang hadir dalam penyelenggaraan September ini, mulai dari fresh produce and farmers, artisan and craft makers, fashion, home & living, wellness, vintage & collectibles, kuliner, hingga aktivitas anak dan keluarga.

Kehadiran The Local Market ID – Pasar Wiwitan SCBD juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi pelaku pasar kreatif Indonesia. Seperti penyelenggaraan sebelumnya di SCBD, Pasar Wiwitan kali ini juga diikuti oleh lebih dari 200 pelaku pasar kreatif lokal hasil kurasi.

Bagi The Local Market ID – Pasar Wiwitan SCBD, keberadaan pasar lokal bukan semata-mata mengenai transaksi. Lebih dari itu, pasar menjadi tempat untuk mempertemukan manusia dengan cerita di balik sebuah karya. Setiap produk lokal membawa proses, keterampilan, kreativitas, dan cerita yang layak untuk dikenal dan diapresiasi.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengapresiasi keberagaman produk lokal yang hadir dalam Pasar Wiwitan. Menurutnya, kehadiran produk dari berbagai daerah di Indonesia memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal produk yang mungkin belum ditemukan di pasar ritel konvensional.

“Yang menarik, kita juga bisa menemukan produk-produk dari luar Jakarta, ada dari Bali dan provinsi-provinsi lain, termasuk produk yang mungkin belum pernah kita lihat di supermarket. Dengan semakin banyak pilihan, tentunya UMKM juga mendapatkan semakin banyak kesempatan untuk mendapatkan cuan,” ujar Sherly Tjoanda Laos.

Ia juga menilai Pasar Wiwitan tidak hanya menawarkan produk, tetapi telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang memadukan perdagangan, hiburan, edukasi, seni, dan aktivitas masyarakat.

“Pengunjungnya pun semakin ramai karena tidak hanya ada produk, tetapi juga berbagai atraksi. Ada hiburan edukasi untuk anak-anak, dance, performing, sehingga tempat ini bisa menjadi sebuah ekosistem bagi seluruh ekonomi kreatif,” tambahnya.

Menurut Sherly, keberadaan ruang seperti Pasar Wiwitan perlu diarahkan tidak hanya untuk membantu UMKM mendapatkan pasar, tetapi juga mendorong mereka untuk berkembang menjadi lebih profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga: Danantara Perluas Model Bisnis PalmCo demi Tembus Pasar Global

“Yang lebih penting adalah adanya kesempatan bagi UMKM untuk naik level. Jadi kita tidak hanya bicara tentang mereka yang baru mulai, tetapi bagaimana mereka bisa mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik, lebih profesional, dan tentunya lebih sustainable. Bisnisnya bisa menghasilkan keuntungan dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi keluarga mereka,” jelasnya.

Perpaduan Musik, Seni, dan Kreativitas

Tidak hanya menghadirkan produk lokal dan aktivitas kreatif, Pasar Wiwitan SCBD juga menyuguhkan rangkaian pertunjukan musik dan seni yang memberikan pengalaman hiburan bagi pengunjung sepanjang akhir pekan.

Beragam penampilan hadir, mulai dari Orchestra Classic Music, Jazz Band, Solo Saxophone, Keroncong, hingga Acoustic Performance. Nuansa pertunjukan juga semakin beragam melalui Drama Musikal dari Ruang Talenta Inklusif Indonesia, yang menghadirkan semangat inklusivitas dalam ruang kreatif dan seni pertunjukan.

Salah satu sajian yang menjadi daya tarik lainnya adalah kolaborasi DJ dengan musik tradisional, yang memadukan energi musik modern dengan kekayaan musikal Nusantara. Perpaduan tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman yang segar sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan yang lebih dekat dengan generasi masa kini.

Rangkaian pertunjukan musik dan seni tersebut melengkapi konsep Pasar Wiwitan sebagai ruang yang mempertemukan produk lokal, kreativitas, budaya, komunitas, dan hiburan dalam satu pengalaman akhir pekan yang berbeda.

Berlokasi di salah satu kawasan dinamis di ibu kota, Pasar Wiwitan diharapkan menjadi agenda baru bagi warga Jakarta untuk menikmati akhir pekan di setiap awal bulan. Selain menikmati karya kreatif dari para pelaku pasar yang terkurasi, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai pertunjukan dengan nuansa Nusantara.

Bagi Sherly, keberlanjutan juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan kreativitas perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga: 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Dapat Pembiayaan hingga Rp500 Juta dari Bank Jakarta

“Sustainability juga penting. Bagaimana kita bisa terus hidup bersama dengan alam atau nature, apalagi sekarang kita melihat begitu banyak tantangan lingkungan yang kita hadapi. Jadi ekonomi, kreativitas, masyarakat, dan alam ini harus bisa berjalan bersama,” ujar Sherly.

Melalui Pasar Wiwitan SCBD, The Local Market ID berharap dapat terus membangun ekosistem yang memberikan ruang bagi pelaku kreatif lokal untuk tumbuh, sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin mengenal, menikmati, dan mendukung karya serta produk lokal Indonesia.

Tentang Ku Ka Aku Suka

Ku Ka Aku Suka adalah platform yang berkomitmen untuk memperkenalkan dan mendukung produk lokal Indonesia melalui kegiatan online dan offline. Berangkat dari semangat “Aku Suka”, Ku Ka Aku Suka percaya bahwa kecintaan terhadap produk lokal dapat tumbuh ketika masyarakat diberi kesempatan untuk melihat langsung kualitas, cerita, dan nilai dari setiap karya.

Melalui The Local Market, Ku Ka Aku Suka menghadirkan ruang offline bagi artisan, desainer, pelaku usaha lokal, komunitas kreatif, dan masyarakat untuk bertemu secara langsung. Acara ini menjadi wadah untuk membangun kepercayaan, memperluas pasar, dan merayakan kekayaan produk lokal Indonesia dengan cara yang lebih dekat dan manusiawi.

Tentang PT Creative Event Entertainment (CEE)

PT Creative Event Entertainment (CEE) adalah perusahaan yang bergerak di bidang Event Organizer dan Estate Management yang berfokus pada pengelolaan ruang dan penyelenggaraan pengalaman yang menghubungkan manusia, tempat, dan komunitas.

Melalui pendekatan yang kolaboratif, kreatif, dan berkelanjutan, CEE menghadirkan ruang yang hidup sebagai destinasi dan titik temu bagi berbagai aktivitas. Dengan membangun komunitas yang aktif dan inovatif serta menerapkan prinsip keberlanjutan, CEE berkomitmen menciptakan pengalaman yang bermakna dan memberikan nilai terbaik bagi setiap pengunjung maupun pelanggan.*

x|close