Ntvnews.id, Jakarta - Grup Djarum milik keluarga konglomerat Hartono terus memperkuat lini bisnis media digitalnya. Melalui lengan investasinya, PT Global Digital International (GDI), Grup Djarum resmi mengakuisisi PT Narasi Citra Sahwahita, perusahaan yang menaungi media digital Narasi yang didirikan oleh jurnalis senior Najwa Shihab.
Pengambilalihan ini diumumkan secara resmi oleh Direktur PT Narasi Citra Sahwahita, Catharina Davy Sopamena, melalui surat kabar pada hari Selasa, 8 September 2026.
"Pengambilalihan perseroan oleh PT Global Digital International telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan,” demikian bunyi kutipan dari pengumuman resmi, 9 September 2026.
Proses akuisisi dan pergantian pengendali induk usaha Narasi ini juga telah mendapat persetujuan resmi dari Menteri Hukum Republik Indonesia sepekan sebelumnya, tepatnya pada 2 September 2026.
Meskipun pengambilalihan telah sah secara hukum, pihak manajemen belum mengungkapkan nilai transaksi dari aksi korporasi ini. Rincian mengenai struktur kepemilikan saham di PT Narasi Citra Sahwahita setelah akuisisi juga tidak dibeberkan dalam pengumuman tersebut.
Sebagai informasi, PT Global Digital International merupakan entitas pendanaan yang beroperasi di bawah naungan GDP Venture, sebuah perusahaan modal ventura milik Grup Djarum.
Langkah Grup Djarum mencaplok Narasi semakin mengukuhkan jejak konglomerasi tersebut di industri media digital Tanah Air. Masuknya Grup Djarum ke ranah ini melalui GDI bukanlah strategi yang baru. Sebelumnya, GDI telah menjadi kendaraan investasi utama Grup Djarum dalam menguasai sejumlah perusahaan rintisan (startup) di sektor digital dan media, termasuk akuisisi terhadap platform media Kumparan.
PT Narasi Citra Sahwahita sendiri didirikan pada tahun 2018. Perusahaan ini membawahi Narasi, sebuah platform media digital yang dipelopori oleh Dahlia Citra, Najwa Shihab, dan Catharina Davy. Narasi telah tercatat dan secara resmi diverifikasi oleh Dewan Pers pada tanggal 29 November 2019.
Dengan beralihnya kendali ke tangan Grup Djarum, arah bisnis dan pengembangan konten Narasi ke depan akan menjadi sorotan, terutama di tengah ketatnya persaingan industri media digital di Indonesia.
Najwa Shihab (Instagram)