Ntvnews.id, Jakarta - Grup musik Juicy Luicy mendadak batal tampil di festival musik XYZ Liveground yang diselenggarakan di Temenggung Abdul Jamal, Batam, pada Kamis, 5 September 2026 lalu.
Batalnya penampilan band asal Bandung itu menuai kontroversi. Terutama setelah mencuatnya isu terkait kelebihan muatan (overload) bagasi pesawat yang tidak ditanggung pihak penyelenggara.
Menanggapi berbagai spekulasi dan klarifikasi dari pihak promotor XYZ Liveground, Vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar atau yang akrab disapa Uan Kaisar, akhirnya buka suara dengan nada kekecewaan yang cukup tinggi terhadap pihak panitia penyelenggara.
Melalui pernyataannya, Uan mengungkapkan kekesalannya atas kendala akomodasi dan bagasi yang menurutnya merupakan kesalahan murni pihak panitia acara.
"Enggak jadi tampil di Batam karena panitianya g*blok. Karena nggak bayar bagasi sama hotel aja campur-campurnya," ujar Uan saat live TikTok, Kamis, 10 September 2026.
Lebih lanjut, Uan juga menyoroti durasi penyewaan penginapan yang dirasa tidak layak serta tidak diselesaikannya pembayaran bagasi oleh pihak promotor, meskipun biaya tersebut seharusnya sudah dibayarkan secara penuh (lunas) sebelum hari H.
"Mana hotelnya cuma sehari. Hahaha, hotelnya baru sehari. Terus... apa namanya? Bagasinya nggak dibayar, padahal udah lunas, Bl*gug," tambahnya.
Baca Juga: Gegara Reimburse Over Bagasi, Juicy Luicy Batal Manggung di Batam
Uan, vokalis Juicy Luicy (Instagram )
Baca Juga: Akun IG Vokalis Juicy Luicy Lenyap Usai Polemik Batal Manggung di Batam
Terkait biaya bagasi, Uan menyayangkan sikap panitia yang tidak membereskan perihal operasional jauh hari sebelum keberangkatan. Padahal harga bagasi akan jauh lebih murah jika dipersiapkan dengan baik.
"Ini XYZ. Udah jelas-jelas salah. Kenapa nggak diberesin H-7, H-seminggu? Jadi bagasinya juga murah ya. Padahal bagasinya lebih murah. Dan Kita udah ke bandara, iya. Makanya." jelasnya.
Uan juga menegaskan bahwa dari ratusan jadwal panggung yang telah dijalani Juicy Luicy, baru kali ini mereka menemui kendala separah ini dengan pihak panitia atau promotor.
"Ya ini dari berapa panggung? Dari 300 panggung kali, ini cuma 1 yang bermasalah," timpalnya.
Sebelumnya, pihak penyelenggara XYZ Liveground telah merilis pernyataan resmi di media sosial mereka, menyatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tiket, akomodasi, dan biaya persiapan acara.
Namun, mereka menyebut harus menghadapi kondisi acara yang berbeda dari apa yang telah direncanakan bersama, serta menolak bertanggung jawab penuh atas insiden batalnya Juicy Luicy.
Menanggapi klarifikasi dari pihak penyelenggara, Uan Kaisar merespons santai namun tetap menyindir.
"Ya udah nggak apa-apa kalau bikin klarifikasi membela diri mah nggak apa-apa kali. Yang penting sekarang mah kita udah lunas," tuturnya.
Di akhir pernyataannya, saat disinggung soal istilah NPD (Narcissistic Personality Disorder) yang mungkin dilontarkan dalam perdebatan atau perbincangan terkait insiden ini, Uan merespons dengan gaya khasnya.
"Emang NPD, emang emang kali. Emang NPD kenapa?" pungkasnya.
Buntut dari kejadian ini, akun media sosial Uan Kaisar juga dilaporkan menghilang, yang memicu berbagai reaksi dan tanda tanya dari publik dan netizen. Pihak Juicy Luicy belum merilis pernyataan resmi secara institusional terkait insiden batal manggung di Batam, selain dari tanggapan vokal Uan Kaisar ini.
Sementara itu, batalnya penampilan Juicy Luicy dalam festival musik XYZ Liveground menjadi sorotan publik dan sesama musisi di Tanah Air, terutama terkait profesionalisme promotor dalam menyelenggarakan acara berskala besar.
Uan Kaisar vokalis band Juicy Luicy (Instagram)