Ratusan Jurnalis Gelar Doa Bersama di Bundaran HI untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Sep 2026, 07:36
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ratusan Jurnalis gelar doa bersama di Bundaran HI untuk 5 jurnalis yang hilang di Selat Sunda Ratusan Jurnalis gelar doa bersama di Bundaran HI untuk 5 jurnalis yang hilang di Selat Sunda (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Ratusan jurnalis dari berbagai lintas media massa menggelar aksi doa bersama di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat sore. Aksi solidaritas yang diprakarsai oleh organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) ini ditujukan untuk memohon keselamatan dan pemulangan lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026 lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para insan pers mulai memadati area belakang Pos Polisi Thamrin, Bundaran HI, secara sukarela sejak sore hari. Solidaritas ini tidak hanya diikuti oleh jurnalis foto, tetapi juga menggandeng pewarta media cetak, televisi, hingga media daring (online).

Dalam suasana yang berlangsung khidmat, para peserta membentangkan poster berisi foto kelima jurnalis dan pesan-pesan harapan. Lagu dan bait doa dilantunkan secara bersama-sama demi keselamatan kawan seprofesi mereka.

Kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau tersebut yakni:

• M. Bagus Khoirunnas (LKBN Antara Biro Banten)

• Ari Basuki (Merdeka.com)

• Yudistiro Pranoto (iNews)

• Firman Daus (Anadolu Agency)

• Donal (Jurnalis Freelance)

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, mengutarakan bahwa aksi doa bersama ini merupakan wujud dukungan moral kepada kelima rekan kerja serta keluarga mereka yang tengah menanti kepastian di rumah.

"Malam ini doa bersama dari Pewarta Foto Indonesia untuk kawan-kawan kami yang meliput di Gunung Anak Krakatau. Harapannya, semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga," kata Dwi Pambudo di lokasi kegiatan, Jumat, 11 September 2026.

Selain memberikan dukungan moral, Dwi mengimbau seluruh insan pers dan publik agar bijak dalam menyikapi peristiwa ini. Ia menekankan pentingnya menjaga kesahihan informasi serta menghindari penyebaran spekulasi yang belum terverifikasi selama proses pencarian berlangsung.

"Kami mengharapkan bantuan dari semua insan pers. Mohon nilai-nilai kemanusiaan kita kedepankan dan hindari membahas hal-hal yang tidak penting. Kami membutuhkan doa, dukungan moral, dan optimisme," tegasnya.

x|close