3 Anak Tewas Tenggelam di Pringsewu, Kondisinya Mengenaskan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 09:45
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Garis Polisi Ilustrasi Garis Polisi (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Kabar duka datang dari Kabupaten Pringsewu, Lampung. Tiga anak laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di Bendungan Widara Payung, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Senin (5/10/2026) siang.

Ketiga korban diketahui bernama Zainul (7), Dafa Alfarezel (8), dan Khoirul Imam (8). Ketiganya merupakan warga Pringsewu dan masih duduk di bangku sekolah dasar.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang remaja yang hendak menyeberangi kawasan bendungan. Saat berada di sekitar lokasi, keduanya melihat sesuatu berwarna merah mengambang di permukaan air.

Karena penasaran, kedua remaja tersebut kemudian mendekati benda yang terlihat mengambang. Setelah diperiksa, ternyata benda tersebut merupakan pakaian yang dikenakan seorang anak laki-laki.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by LAMPUNG GEH! | INFO SEPUTAR LAMPUNG (@lampuung)

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi selanjutnya melakukan pencarian setelah menemukan tiga pasang sandal di sekitar bendungan. Temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa masih ada korban lain yang berada di dalam air.

Proses pencarian kemudian dilakukan oleh warga bersama pihak terkait. Untuk membantu pencarian, pintu air bendungan dibuka sehingga permukaan air berangsur surut.

Setelah kondisi air mulai turun, dua korban lainnya akhirnya ditemukan. Ketiga korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pringsewu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk bagaimana ketiga anak tersebut bisa berada di area bendungan dan kemudian tenggelam.

Himbauan Polisi

Ilustrasi tenggelam  <b>(Pixabay/ Miller_Eszter)</b> Ilustrasi tenggelam (Pixabay/ Miller_Eszter)

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora turut mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya ketika mereka bermain atau beraktivitas di sekitar lokasi yang memiliki risiko tenggelam.

"Orang tua diminta tidak membiarkan anak bermain sendirian di sekitar bendungan, sungai, saluran irigasi, kolam, maupun tempat penampungan air, terlebih di lokasi yang tidak memiliki pengawasan dan pengamanan memadai," ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa area perairan dapat menyimpan risiko yang membahayakan, terutama bagi anak-anak yang belum memahami kondisi dan kedalaman air.

Semoga ketiga korban mendapat tempat terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Jasad Pria Ditemukan Usai Tenggelam di Sungai DAS Tondano

TERKINI

PM Spanyol Umumkan Pemilu Dini

Luar Negeri Selasa, 6 Okt 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Ruko di San Antonio Pakuwon City Surabaya Pagi Ini

Nasional Selasa, 6 Okt 2026 | 10:27 WIB

Tiru Jepang, BGN Uji Coba Prasmanan MBG di Sekolah

Nasional Selasa, 6 Okt 2026 | 10:00 WIB

Houthi Serang Bandara dan Kilang Minyak Arab Saudi

Luar Negeri Selasa, 6 Okt 2026 | 09:55 WIB
Load More
x|close