Dua Pemuda Meninggal Dunia Terjebak Kebakaran Rumah di Matraman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 10:31
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan memadamkan kebakaran rumah kontrakan di Jalan Pedurenan Mesjid 1 No 10, RT 05/RW 04, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta, Jumat 26 September 2025. ANTA Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan memadamkan kebakaran rumah kontrakan di Jalan Pedurenan Mesjid 1 No 10, RT 05/RW 04, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta, Jumat 26 September 2025. ANTA (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kebakaran yang melanda sebuah rumah di Jalan Asem Gede Timur, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, menewaskan dua pemuda. Keduanya ditemukan dalam kondisi terjebak di lantai dua rumah saat api membakar bangunan tersebut pada Selasa pagi.

"Dua korban laki-laki meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman," kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Suhudi di Matraman, Jakarta Timur, Selasa.

Korban diketahui bernama Muhammad Fadel (18) dan M. Alfarizi (20).Saat kebakaran berlangsung, kedua korban berada di sebuah kamar di lantai dua dan tidak berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api.

"Kedua korban terjebak di lantai dua, di kamar, karena semua pagar dan pintu dikunci pemiliknya," ujar Suhudi.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 05.06 WIB. Mendapat laporan itu, petugas dari Kantor Sektor Matraman segera bergerak menuju lokasi dengan membawa lima unit kendaraan, termasuk satu unit mobil pemadam berukuran medium.

Baca Juga: PLN dan Universitas Mataram Siapkan Kabel Bawah Tanah Kampung Adat Sade

"Petugas tiba di lokasi pukul 05.08 WIB dan langsung melakukan penanganan. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 05.14 WIB," jelas Suhudi.

Petugas kemudian berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bagian bangunan lainnya. Sekitar pukul 05.50 WIB, api berhasil dilokalisasi. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang masih tersisa.

"Untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali," ucap Suhudi.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 10 unit kendaraan pemadam dengan dukungan 50 personel dikerahkan ke lokasi.
Rumah yang terbakar diketahui tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi lokasi usaha daring yang menjual berbagai alat kesehatan.

Baca Juga: VIDEO: Kebakaran Hantam Rumah di Pulogadung, Dua Lansia Tewas Terjebak 

Setelah proses pemadaman dan pendinginan rampung, petugas memastikan kondisi di lokasi telah aman dan operasi penanganan kebakaran dinyatakan berakhir.

"Status kebakaran dinyatakan selesai dan operasi berakhir pada pukul 07.03 WIB," ungkap Suhudi.

Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Selain itu, penghitungan terkait total kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dilakukan.

(Sumber: ANTARA) 

x|close