Lerai Bentrok 2 Desa di Maluku, Polisi Tewas Ditembak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Apr 2025, 21:07
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi mayat Ilustrasi mayat (freepik/ kjpargeter)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang polisi di Maluku tewas ditembak. Peristiwa itu terjadi saat korban berupaya melerai bentrok pemuda dari dua desa di Maluku Tengah, Maluku.

Korban ialah Kanit Intel Polsek Wahai, Bripka Husni Abdullah.

"Kanit Intel Polsek Wahai terkena tembakan dari OTK (Orang Tak Dikenal) saat bentrokan dan dinyatakan meninggal dunia," ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Areis Aminullah, Kamis, 3 April 2025.

Bentrokan melibatkan pemuda Desa Sawai dan Rumaholat, Kecamatan Seram Utara, Kamis, sekitar pukul 09.00 WIT. Bripka Husni Abdullah bersama anggota Polsek mulanya melerai pemuda yang tengah bentrok.

"Dalam pengamanan bentrokan pemuda itu, Bripka Husni Abdullah ditembak OTK. Saat itu sedang melerai pemuda yang sedang bentrok," tuturnya.

Hingga kini polisi masih menyelidiki kronologi bentrok dan penyebab korban tewas tertembak. Aparat TNI-Polri juga masih melakukan pengamanan.

"Menyangkut kronologi kejadian dan perkembangan terkini masih menunggu laporan personel dari lapangan. Saat ini Kapolsek dan personel Polsek Wahai masih melakukan pengamanan sebagai upaya antisipasi," papar Areis.

Kepolisian menyayangkan terjadinya bentrokan tersebut. Karena, bentrokan berlangsung usai perayaan Hari Raya Idulfitri.

"Atas nama pimpinan Polda Maluku sangat menyayangkan kejadian dimaksud. Karena terjadi hanya selang beberapa hari setelah perayaan Hari Raya Idulfitri," kata dia.

Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak mudah terprovokasi. Areis meminta masyarakat mempercayakan penanganan persoalan bentrokan tersebut pada aparat TNI-Polri.

"Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan situasi yang ada. Berikan kepercayaan kepada aparat TNI-Polri untuk menangani kejadian tersebut," tandasnya.

x|close