Ntvnews.id, Yunani - Duka menyelimuti perairan Laut Aegea setelah sebuah kapal yang membawa migran terbalik di dekat Pulau Lesbos, Kamis, 3 April 2025 waktu setempat.
Melansir dari Associated Press, dalam insiden tragis ini, sedikitnya empat orang dinyatakan tewas, termasuk dua anak-anak.
Menurut pernyataan Penjaga Pantai Yunani, jasad dua wanita dan dua anak-anak, masing-masing seorang laki-laki dan perempuan telah ditemukan di laut. Sementara itu, 23 orang berhasil diselamatkan dari kecelakaan tersebut.
Proses pencarian dilakukan yang melibatkan tiga kapal penjaga pantai, satu helikopter Angkatan Udara Yunani, serta kapal tambahan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Di sisi lain, media pemerintah Turki melaporkan bahwa lima orang tewas dan 25 lainnya berhasil dievakuasi dalam insiden serupa di Laut Aegea.
Ilustrasi mayat. (Antara)
Menurut Anadolu, para korban yang selamat telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak berwenang Turki masih melanjutkan pencarian terhadap kemungkinan korban lainnya.
Kondisi cuaca dilaporkan berada dalam keadaan baik saat kecelakaan terjadi. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kapal tersebut terbalik. Informasi mengenai jumlah total penumpang, kebangsaan mereka, serta jenis kapal yang digunakan juga masih belum tersedia secara resmi.
Pulau-pulau di Yunani, termasuk Lesbos, telah menjadi jalur utama masuk ke Uni Eropa bagi para migran dan pengungsi dari Timur Tengah, Afrika, dan Asia. Mereka sering kali menempuh perjalanan laut yang berbahaya dari pantai Turki menggunakan perahu karet tak layak laut, yang mudah terbalik terutama dalam kondisi buruk.
Meski otoritas Yunani telah memperketat patroli dan keamanan laut, upaya ini belum sepenuhnya mampu menghentikan arus migran. Seiring dengan peningkatan risiko, banyak penyelundup kini mulai mengalihkan rute mereka dengan menggunakan kapal yang lebih besar dan berangkat dari pantai utara Afrika menuju wilayah selatan Yunani.