Operasi Ketupat 2025, Rekayasa Lalu Lintas Diberlalukan untuk Hadapi Arus Balik Lebaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2025, 18:40
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 918.540 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 sampai dengan H+3 libur Idulfitri 1446H yang jatuh pada Senin-Jumat 31 Maret-4 April 2025. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 918.540 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 sampai dengan H+3 libur Idulfitri 1446H yang jatuh pada Senin-Jumat 31 Maret-4 April 2025.

Ntvnews.id, Jakarta - Sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, pihak kepolisian telah menyampaikan sejumlah data penting terkait kondisi lalu lintas, angka kecelakaan, pengaturan jalan, pembatasan kendaraan berat, serta imbauan untuk masyarakat selama periode arus balik Lebaran.

“Tercatat, volume kendaraan yang keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama (arah Tol Trans Jawa) sebanyak 20.673 kendaraan, sementara yang masuk Jakarta melalui gerbang tol yang sama mencapai 88.008 kendaraan,” ujar Jubir Satgas Humas Ops Ketupat, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

Pernyataan ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kendaraan yang meninggalkan dan memasuki Jakarta, menandakan arus balik ke ibu kota telah meningkat tajam.

Di jalur tol lainnya, pergerakan kendaraan juga terpantau padat. Di GT Cikupa arah Merak, tercatat 44.042 kendaraan keluar dari Jakarta dan 52.045 kendaraan masuk kembali. Sementara di GT Ciawi arah Bogor, sebanyak 40.004 kendaraan meninggalkan kota dan 44.031 kendaraan kembali. Di GT Kalihurip Utama arah Bandung, jumlah kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 37.353 unit, sedangkan yang masuk kembali ke ibu kota mencapai 50.668 unit.

Kondisi ini menegaskan tingginya volume kendaraan menuju Jakarta setelah masa liburan, mencerminkan puncak arus balik Lebaran mulai berlangsung.

Pada hari ke-13 pelaksanaan Operasi Ketupat, yakni Jumat, 4 April 2025, tercatat adanya peningkatan angka kecelakaan di berbagai wilayah.

Di wilayah 8 Polda prioritas, tercatat 9 orang meninggal dunia, 36 mengalami luka berat, dan 238 lainnya mengalami luka ringan. Estimasi kerugian materiil mencapai Rp 87.900.000. Sementara itu, di 28 Polda lainnya, korban jiwa mencapai 16 orang, dengan 37 luka berat dan 135 luka ringan, serta kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp 312.401.000.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah ruas tol pada 4 April 2025. Sebanyak tujuh rekayasa dilakukan, terdiri dari tiga contraflow dan empat one way.

“Kendaraan dengan sumbu tiga ke atas dilarang beroperasi selama periode 24 Maret hingga 8 April 2025, dengan pengecualian bagi kendaraan logistik yang membawa kebutuhan esensial seperti ternak hidup, uang, kebutuhan pokok, serta hantaran khusus,” imbuh Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

Pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan jalan selama masa arus mudik dan balik, sekaligus memprioritaskan kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan pada hari tersebut dimulai pukul 15.30 WIB dengan skema one way dari Simpang Ratu menuju GT Parung Kuda Tol Bocimi. Dilanjutkan pada pukul 16.00 WIB dengan contraflow di Tol Cikampek arah Jakarta dari KM 70 hingga KM 47 menggunakan dua lajur. Pada pukul 16.20 WIB diberlakukan one way dari KM 219 Tol Kanci hingga KM 70 Tol Cikampek. Selanjutnya, pukul 17.15 WIB dilakukan contraflow dari KM 390 hingga KM 385 di Tol Semarang-Batang. Pada pukul 20.04 WIB diterapkan one way lokal dari GT Kalikangkung KM 414 ke KM 248 Tol Kanci-Pejagan. Rekayasa berikutnya dilakukan pukul 22.22 WIB dengan contraflow dari KM 70 hingga KM 36 Tol Cikampek. Terakhir, pada pukul 23.02 WIB, skema one way kembali diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 72 Tol Cikampek.

Untuk menjaga keselamatan selama perjalanan, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi tubuh dan kendaraan sebelum berangkat.

Masyarakat diminta memastikan tubuh dalam kondisi sehat, kendaraan layak pakai, menjaga jarak aman saat berkendara, serta tetap fokus di jalan. Selain itu, disarankan agar pengemudi memanfaatkan rest area untuk beristirahat secara maksimal serta memastikan saldo uang elektronik cukup untuk transaksi di gerbang tol. Pemudik juga dianjurkan menggunakan aplikasi Google Maps agar dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time.

Demikian informasi terkini yang disampaikan terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 pada Jumat, 4 April 2025. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama selama arus balik Lebaran.

x|close