Ntvnews.id, Jakarta - Suasana duka masih menyelimuti keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa kemarin, Kamis, 28 Agustus 2025.
Namun, di tengah kesedihan itu, sang ayah, Zulkifli, menyampaikan pesan menyejukkan penuh keikhlasan dan rasa syukur. Dalam keterangannya, Zulkifli mengenang Affan sebagai anak yang berbakti dan selalu membawa kebahagiaan bagi keluarga.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dia telah membantu saya selama ini sebagai orang tua. Dan saya sama seperti Affan juga orang lain. Affan selama ini, dia berbuat baik kepada semua orang tua. Dia tidak pernah mengeluh apapun yang dia jalankan," ujarnya.
Zulkifli menegaskan bahwa dirinya sudah ikhlas melepas kepergian sang anak dan tidak ingin peristiwa ini dijadikan alasan untuk saling menyalahkan. Ia juga mengimbau para pengemudi ojek online serta mahasiswa di seluruh Indonesia untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.
"Ia ingin membahagiakan ibunya ataupun keluarganya. Walaupun dia merasa ada rasa sakit di badannya. Dan saya mohon kepada semua, tolong jangan sampai semua ini untuk mencari kesalahan," ucapnya.
"Saya minta kepada mitra-mitra online cukup anak saya yang menjadi korban. Saya sudah serahkan kepada penegak hukum. Saya sudah pasrah masalah kepergian anak saya. Saya mohon kepada rekan-rekan jangan sampai kejadian seperti anak saya. Itu saja yang saya sampaikan. Dan mohon juga pada adik-adik mahasiswa di tanah air, baik dari Sabang sampai Merauke," katanya.
Zulkifli menaruh harapan penuh pada aparat kepolisian untuk menegakkan keadilan atas kasus ini. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya telah memberi perhatian besar terhadap kasus yang menimpa keluarganya.
"Tolong percayakan kepada aparat kepolisian. Saya sudah serahkan kepada kepolisian. Sudah ada mereka menangkap yang berbuat begitu kepada anak saya," tuturnya.
"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Dan saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Telah turun tangan untuk memberi jalan kepada aparat-aparat kepolisian," ucapnya.
Menutup pernyataannya, Zulkifli menegaskan bahwa siapa pun yang bertindak anarkis harus diproses hukum secara adil.
"Aparat yang berbuat anarkis harus dihukum sama dengan anak saya yang telah meninggal dunia. Terima kasih sebelumnya. Saya ucapkan wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," tutupnya.