Pidato Netanyahu di Sidang Umum PBB Diwarnai Aksi Protes Walk Out Puluhan Negara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Sep 2025, 21:28
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 diwarnai aksi protes besar ketika puluhan delegasi meninggalkan ruangan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 diwarnai aksi protes besar ketika puluhan delegasi meninggalkan ruangan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya (Istimewa)

Ntvnews.id, New York - Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 diwarnai aksi protes besar ketika puluhan delegasi meninggalkan ruangan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya, Jumat, 26 September 2025. Aksi walk out tersebut mencerminkan meningkatnya isolasi internasional terhadap Israel di tengah tuduhan kejahatan perang serta desakan global untuk menghentikan konflik di Gaza.

Di ruang sidang utama, tampak deretan kursi kosong saat Netanyahu mulai berbicara. Para diplomat yang keluar diketahui berasal dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, serta Gerakan Non-Blok.

Laporan menyebutkan, delegasi dari Indonesia, Pakistan, Kuwait, Malaysia, Iran, dan Kuba termasuk di antara pihak yang melakukan aksi tersebut. Walk out ini dikoordinasikan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Israel sekaligus menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina.

Baca Juga: Menlu Sugiono di PBB: Perdamaian sebagai Kunci Menjawab Tantangan Global

Aksi tersebut menjadi puncak ketegangan selama berlangsungnya Sidang Umum PBB. Para diplomat menilai kehadiran Netanyahu, yang tengah menghadapi surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan kemanusiaan, tidak dapat diterima.

Protes simbolis ini ditujukan untuk menolak narasi yang disampaikan Netanyahu sekaligus menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza akibat operasi militer Israel.

Baca Juga: Soal Gaza, PM Australia Albanese: Nilai Sejati PBB Ada pada Tindakan

Meski demikian, pidato Netanyahu tetap berlanjut. Dalam pernyataannya, ia menantang kritik internasional dengan membela tindakan negaranya sebagai upaya perang membela diri. Ia bahkan “mengutuk negara-negara yang dinilainya justru mendukung terorisme dengan mendorong pembentukan negara Palestina.”

Selain itu, Netanyahu kembali menegaskan penolakannya terhadap solusi dua negara, sikap yang berseberangan dengan konsensus mayoritas anggota PBB.

Adapun respons terhadap aksi walk out tersebut beragam. Delegasi Amerika Serikat, yang merupakan sekutu utama Israel, memilih tetap berada di dalam ruangan.

TERKINI

Istri Netanyahu Suka Teriak-teriak hingga Hina ART

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:20 WIB

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M 7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:19 WIB

Calon Senator Muslim AS Sindir Trump

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:18 WIB

Hujan Deras Berhari-hari di Filipina, 16 Orang Tewas

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:10 WIB

Israel Tutup Desa Kristen di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:05 WIB

Prabowo Bakal Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang 27 Agustus

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 09:04 WIB

Modus-modus SMS Pinjaman Online Cepat Cair yang Bodong

News Selasa, 11 Agu 2026 | 09:03 WIB

Kerangka Wanita Hamil Berusia 9.000 Tahun Ditemukan

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 08:55 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close