A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Peserta Cek Kesehatan Gratis Tahun 2025 Tembus 70 Juta Orang - Ntvnews.id

Peserta Cek Kesehatan Gratis Tahun 2025 Tembus 70 Juta Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jan 2026, 22:32
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026. ANTARA/Mecca Yumna Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026. ANTARA/Mecca Yumna (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 jumlah peserta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menembus 70 juta orang. Program tersebut dinilai penting untuk menekan angka kematian akibat penyakit tidak menular.

Berdasarkan Daily Report CKG per 29 Desember 2025 pukul 22.15 WIB, tercatat sebanyak 70.292.151 peserta hadir dari total 73.128.356 pendaftar atau setara dengan tingkat kehadiran sebesar 96,12 persen.

Budi menjelaskan di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026, bahwa penyebab kematian masyarakat Indonesia masih didominasi oleh penyakit tidak menular seperti stroke dan penyakit jantung. Menurutnya, banyak orang mengabaikan kondisi kesehatan sejak dini, seperti menganggap remeh tekanan darah tinggi, yang pada akhirnya berdampak serius di kemudian hari.

"Setahun sekali harus lakukan. Yang diukur 3 itu aja. Tekanan darah harus 120-180. Gitu ya. Gula darah di bawah 200. Kolesterol di bawah 200. Kalau itu tiga-tiganya terpenuhi Insya Allah umurnya 74. Ya kan, itu rata-rata usia Indonesia. Kalau dipenuhinya bagus, bisa kayak Pak JK (Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla)," katanya.

Baca Juga: Malam Tahun Baru di Posko Pengungsian Batu Hula Meriah: Warga Cek Kesehatan, Anak-anak Dapat Mainan

Dari total peserta CKG, mayoritas berasal dari kategori CKG Umum dengan tingkat kehadiran mencapai 96,97 persen. Dari 47.393.692 pendaftar, sebanyak 45.957.044 orang tercatat hadir dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, CKG Sekolah juga menunjukkan partisipasi yang tinggi. Dari 25.734.664 pendaftar, sebanyak 24.335.107 peserta hadir atau setara 94,56 persen. Program ini menjangkau peserta didik di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, termasuk pesantren dan sekolah luar biasa.

Program hasil terbaik cepat Presiden Prabowo Subianto tersebut telah dilaksanakan di 38 provinsi dengan dukungan 514 kabupaten dan kota serta melibatkan 10.588 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Pada sektor pendidikan, CKG Sekolah mencatat sebanyak 16.758.454 siswa telah memperoleh pemeriksaan kesehatan lengkap. Pelaksanaan program ini didukung ribuan puskesmas yang aktif melayani sekolah-sekolah di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Baca Juga: Prabowo Ungkap 43 Juta Warga Telah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Dalam keterangan terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam program CKG selama hampir satu tahun pelaksanaan.

“Capaian lebih dari 70 juta peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujar Aji.

Dia juga mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan CKG di berbagai daerah karena berperan sebagai garda terdepan dalam memastikan layanan tersebut menjangkau masyarakat, baik di puskesmas, sekolah, maupun komunitas.

Menurut Aji, keberhasilan program CKG merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ke depan, Kementerian Kesehatan berharap CKG terus diperkuat sebagai fondasi layanan kesehatan promotif dan preventif untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Jangkau 65 Juta Warga, Prabowo Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana

(Sumber: Antara) 

x|close