Ntvnews.id, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa klaim rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025/2026 yang beredar luas di media sosial merupakan informasi tidak benar. Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul viralnya sejumlah unggahan yang menyebut pendaftaran PPPK BGN dibuka pada 5 Januari hingga 28 Februari 2026.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025/2026 merupakan hoaks.
Baca Juga: BGN: Pengangkatan PPPK MBG Tidak Berlaku Bagi Seluruh Personel dan Relawan SPPG
BKN menegaskan bahwa tahapan seleksi PPPK BGN telah berjalan dan saat ini sudah melewati fase pendaftaran. Seleksi kompetensi PPPK BGN dilaksanakan pada 16 Desember 2025 hingga 23 Desember 2025 oleh BKN, sehingga klaim pembukaan pendaftaran baru pada Januari–Februari 2026 dipastikan tidak sesuai fakta.
Dalam penjelasannya, BKN menyampaikan bahwa proses rekrutmen ASN memiliki alur yang jelas, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kompetensi, hingga pengumuman hasil. Jika seleksi kompetensi telah berlangsung, maka seluruh proses pendaftaran telah ditutup sebelumnya dan tidak dibuka kembali.
Baca Juga: Pakar Nilai Skema PPPK Pegawai SPPG Diperlukan untuk Pengendalian Mutu MBG
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025/2026 merupakan hoaks.
Baca Juga: BGN Jelaskan SPPG di Sampang Sempat Berhenti karena Pergantian PPK
BKN juga menekankan bahwa seluruh rekrutmen ASN resmi hanya dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Informasi rekrutmen yang tidak tercantum di SSCASN dipastikan bukan rekrutmen resmi dan patut diwaspadai oleh masyarakat.
Selain itu, BKN mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap konten rekrutmen yang mengarahkan calon pelamar ke tautan WhatsApp, pesan langsung (direct message/DM), atau meminta data pribadi. BKN menegaskan seleksi ASN tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun dan tidak dilakukan melalui perantara.
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi rekrutmen ASN melalui kanal resmi pemerintah guna menghindari penipuan yang mengatasnamakan proses seleksi PPPK BGN.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025/2026 merupakan hoaks.