A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Infografik: AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro - Ntvnews.id

Infografik: AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jan 2026, 18:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Amerika Serikat melakukan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, Sabtu, 3 Januari 2026, lantaran menganggap pemerintahan Maduro terlibat dalam peredaran narkoba dan menimbulkan gangguan terhadap negeri Paman Sam. Amerika Serikat melakukan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, Sabtu, 3 Januari 2026, lantaran menganggap pemerintahan Maduro terlibat dalam peredaran narkoba dan menimbulkan gangguan terhadap negeri Paman Sam. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Amerika Serikat melakukan operasi militer terhadap Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang ditampilkan dalam infografik ANTARA, pemerintah Amerika Serikat menilai pemerintahan Maduro terlibat dalam peredaran narkoba serta dianggap menimbulkan gangguan terhadap keamanan negara Paman Sam. Operasi tersebut mendapat persetujuan langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kronologi penangkapan dimulai pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 10.46 WIB, ketika Presiden Trump memberikan lampu hijau terhadap operasi penangkapan Presiden Venezuela yang diberi nama “Absolute Resolve”.

Sekitar pukul 13.01 WIB, sebuah helikopter militer Amerika Serikat mendarat di kediaman Presiden Maduro di Venezuela. Selanjutnya, pada pukul 15.29 WIB, Nicolas Maduro dan istrinya dibawa menggunakan pesawat militer Amerika Serikat menuju New York untuk menjalani proses peradilan.

Baca Juga: Sidang Perdana Maduro di New York: Saya Tidak Bersalah, Saya Masih Presiden

Infografik tersebut juga memuat profil singkat Nicolas Maduro. Ia lahir pada 23 September 1962 dan menjabat sebagai Presiden Venezuela sejak 19 April 2013 hingga 3 Januari 2026. Maduro diketahui merupakan tokoh dari Partai Sosialis Bersatu Venezuela.

Pasca penangkapan, situasi di Venezuela mengalami perubahan signifikan. Maduro menetapkan status keadaan darurat nasional pada Sabtu, 3 Januari 2026. Selain itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez ditunjuk sebagai presiden sementara pada Senin, 5 Januari 2026.

Pemerintah Venezuela juga menurunkan militer ke berbagai wilayah untuk menjaga keamanan serta memelihara ketertiban internal menyusul penangkapan kepala negara tersebut.

Latar belakang penangkapan Maduro dikaitkan dengan situasi Venezuela sejak ia menjabat sebagai presiden pada 2013. Dalam periode tersebut, jutaan warga Venezuela dilaporkan meninggalkan negaranya dan mengungsi ke Amerika Serikat, yang oleh Washington dianggap sebagai gangguan keamanan domestik.

Baca Juga: Venezuela: Aksi Militer AS Terhadap Maduro Dipicu Kepentingan Sumber Daya Alam

Departemen Kehakiman Amerika Serikat sebelumnya, pada 26 Maret 2020, telah memvonis pemerintahan Maduro bersalah karena diduga bekerja sama dengan kartel narkoba untuk mengedarkan narkotika ke Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut operasi tersebut sebagai keberhasilan besar.

“Amerika Serikat telah berhasil melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela. Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu,” kata Trump.

Operasi penangkapan ini memicu perhatian luas dunia internasional dan menjadi salah satu peristiwa geopolitik paling menonjol pada awal Januari 2026.

Berikut Infografiknya: 

Amerika Serikat melakukan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, Sabtu, 3 Januari 2026, lantaran menganggap pemerintahan Maduro terlibat dalam peredaran narkoba dan menimbulkan gangguan terhadap negeri Paman Sam. <b>(Antara)</b> Amerika Serikat melakukan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, Sabtu, 3 Januari 2026, lantaran menganggap pemerintahan Maduro terlibat dalam peredaran narkoba dan menimbulkan gangguan terhadap negeri Paman Sam. (Antara)

HIGHLIGHT

x|close