Menhaj Cerita Bersihkan Toilet pada Krisis Air di Mina Saat Haji 2008, Petugas Diminta Jangan Gengsi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 14:42
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf saat membuka kegiatan Penguatan Tata Kelola dan Penyerahan Anggaran Operasional Haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. ANTARA/Asep Firmansyah Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf saat membuka kegiatan Penguatan Tata Kelola dan Penyerahan Anggaran Operasional Haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. ANTARA/Asep Firmansyah (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf membagikan pengalaman pribadinya saat menunaikan ibadah haji reguler pada tahun 2008 kepada para calon petugas haji 2026. Kisah tersebut disampaikan saat pembekalan calon petugas di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Dalam ceritanya, Irfan Yusuf mengenang situasi krisis air yang terjadi di kawasan dekat Jamarat. Kondisi tersebut membuat fasilitas sanitasi berada dalam keadaan memprihatinkan hingga memaksanya turun langsung membersihkan toilet umum.

"Waktu itu air mati berhari-hari. Toilet kotor luar biasa. Saat air menyala tengah malam, saya gelontor satu per satu kloset di satu lantai itu," ujar Menhaj Irfan Yusuf.

Menurutnya, kisah tersebut bukan dimaksudkan sebagai kebanggaan pribadi, melainkan sebagai pengingat keras agar para petugas haji mampu menekan ego dan rasa gengsi saat melayani jamaah.

Baca Juga: Menhaj Ingatkan Ribuan Petugas Haji Tak Main-Main, Nama Baik Negara Jadi Taruhan

Ia pun menegaskan kepada lebih dari 1.600 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 Hijriah/2026 Masehi agar tidak memilih-milih tugas dan menanggalkan rasa jijik dalam kondisi apa pun. Kepekaan sosial, kata dia, menjadi fondasi utama dalam menciptakan kenyamanan jamaah haji Indonesia.

Selain itu, Irfan Yusuf juga menginstruksikan agar budaya peduli kebersihan dibiasakan sejak masa pendidikan dan pelatihan di asrama.

"Ada sampah, siapapun yang membuang, ambil! Ada kloset kotor, bersihkan! Jangan tanya siapa yang mengotori. Kebiasaan kecil ini akan berdampak besar saat di Saudi nanti," kata Menhaj Irfan Yusuf.

Isu sanitasi di kawasan Mina memang kerap menjadi tantangan tahunan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pada musim haji tahun 2024 dan 2025, keluhan jamaah terkait tumpukan sampah serta toilet yang tidak berfungsi sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Melalui penekanan aspek kebersihan sejak masa pelatihan, penyelenggara haji tahun 2026 berupaya membangun pendekatan preventif berbasis budaya disiplin. Para petugas, termasuk tim Media Center Haji (MCH) dan tenaga kesehatan, kini turut dibebani tanggung jawab moral untuk menjadi teladan kebersihan di luar tugas pokok mereka demi menjaga kenyamanan jamaah haji Indonesia.

Baca Juga: Infografik: Kampung Haji Indonesia di Mekkah Dibangun Mulai Tahun 2026

(Sumber: Antara) 

x|close