Gedung Putih: Trump yang Tentukan Kapan Iran Menyerah Tanpa Syarat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mar 2026, 17:05
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Foto dokumentasi 9 Oktober 2023 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie Foto dokumentasi 9 Oktober 2023 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sendirilah yang akan memutuskan kapan Iran secara efektif memberikan "penyerahan tanpa syarat" yang dituntut Washington. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt.

Beberapa jam sebelumnya, Trump mengatakan di Truth Social bahwa tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali penyerahan tanpa syarat.

"Yang dimaksud presiden adalah bahwa ketika dirinya, sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata AS, menentukan bahwa Iran tidak lagi menimbulkan ancaman bagi AS, dan tujuan dari Operation Epic Fury telah sepenuhnya tercapai, maka Iran pada dasarnya akan berada dalam posisi menyerah tanpa syarat, terlepas dari apakah mereka mengatakannya sendiri atau tidak," kata Leavitt.

Baca juga: Trump Ingin Struktur Kepemimpinan Iran Diganti di Tengah Konflik

Baca juga: Iran Tegaskan Akan Terus Bertahan hingga Serangan AS–Israel Berhenti

Pada Kamis 5 Maret 2026, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan kepada NBC News bahwa negaranya tidak meminta gencatan senjata dan tidak melihat adanya alasan untuk bernegosiasi dengan Washington.

AS dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, beberapa komandan militer senior, dan ratusan warga sipil. 

Iran kemudian merespons dengan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset-aset AS di seantero kawasan tersebut. (Sumber:Antara)

x|close