97.122 Guru Binaan Kemenag Lulus Sertifikasi Jelang Lebaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mar 2026, 08:40
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Amien Suyitno Amien Suyitno (Kemenag)

Ntvnews.id, Jakarta - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Kementerian Agama Republik Indonesia menghadirkan kabar menggembirakan. Sebanyak 97.122 guru binaan Kemenag dinyatakan lulus sertifikasi guru pada angkatan ke-4 yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025.

Capaian ini semakin melengkapi total 304.661 guru yang sebelumnya telah lulus pada angkatan 1 hingga 3 di tahun yang sama. Hal ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas profesionalitas guru sekaligus komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi hadiah spesial menjelang Lebaran bagi para guru dan keluarga mereka.

“Ini menjadi kabar baik menjelang lebaran yang menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi guru dan keluarga,” tuturnya di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Sertifikasi ini tidak hanya menjadi simbol peningkatan kompetensi, tetapi juga membuka peluang bagi para guru untuk mendapatkan tunjangan profesi sesuai ketentuan yang berlaku.

Panitia Nasional PPG Kemenag yang juga Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menegaskan bahwa program sertifikasi guru merupakan langkah strategis dalam meningkatkan standar profesional tenaga pendidik.

Amien Suyitno <b>(Kemenag)</b> Amien Suyitno (Kemenag)

Menurutnya, kelulusan puluhan ribu guru ini menjadi bukti keberpihakan nyata Kemenag terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan guru.

"Dengan status tersertifikasi, para guru berhak memperoleh tunjangan profesi guru sesuai ketentuan. Ini diharapkan dapat semakin memotivasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” terangnya.

Sebanyak 97.122 guru yang lulus sertifikasi tahun 2026 ini berasal dari 31 bidang studi, meliputi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah, guru madrasah (mata pelajaran agama dan umum), dan guru agama Katolik, Kristen, hingga Khonghucu.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari unit teknis di lingkungan Kemenag, perguruan tinggi penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG), hingga para guru yang mengikuti proses sertifikasi dengan penuh dedikasi.

Kemenag berharap pengumuman ini menjadi motivasi baru bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas, dedikasi, dan profesionalitas dalam mendidik generasi bangsa. Selain itu, pencapaian ini juga memperkuat komitmen pemerintah dalam memuliakan peran guru sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Pengumuman kelulusan ini diharapkan menjadi energi baru bagi para guru untuk terus meningkatkan dedikasi, profesionalitas, dan kualitas layanan pendidikan, sekaligus menjadi penguat komitmen pemerintah dalam memuliakan guru sebagai penjaga masa depan bangsa,” pungkas Munir.

x|close