Kepala BGN: Presiden Prabowo Tekankan Kualitas dan Keamanan Program MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 17:57
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kiri) berdialog dengan siswa dalam peninjauan ke SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Pradanna Putra Tampi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kiri) berdialog dengan siswa dalam peninjauan ke SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Pradanna Putra Tampi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditingkatkan dari sisi kualitas dan keamanan, seiring dengan percepatan capaian target penerima manfaat.

"Pak Presiden menyampaikan bahwa BGN harus tetap bekerja dengan cermat. Target tetap dikejar, tetapi kualitas dan keamanan harus ditingkatkan, itu arahan Pak Presiden," ujar Dadan saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Dadan menyampaikan hingga saat ini Program MBG telah membentuk 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 60,7 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Untuk memastikan mutu layanan tetap terjaga, BGN menargetkan pembentukan tim akreditasi dan sertifikasi pada tahun 2026.

"Kita nanti akan gradasi dan menetapkan mana SPPG yang unggul atau nilai A, kemudian SPPG yang sangat baik atau nilai B, dan SPPG yang nilai baik atau C, lalu mungkin ada SPPG yang harus berjuang untuk bisa terus melanjutkan kegiatannya," kata Dadan.

Baca Juga: BGN Pastikan Pendataan MBG Inklusif dan Tanpa Penerima Fiktif

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 fokus utama BGN tidak hanya pada perluasan cakupan penerima MBG, tetapi juga peningkatan kualitas layanan. Selain pemenuhan kebutuhan gizi, penerima manfaat akan mendapatkan tambahan edukasi mengenai pemilihan makanan sehat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemerataan akses pendidikan, telah menunjukkan hasil nyata sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Ia juga menyebutkan bahwa hingga tahun 2026, Program MBG berkembang pesat dan menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, sekaligus menciptakan ekosistem usaha dan lapangan kerja baru di berbagai daerah melalui rantai penyediaan pangan dan layanan gizi.

Baca Juga: BGN Instruksikan Mitra SPPG Berdayakan Kantin dan UMKM Sekolah Penerima MBG

(Sumber: Antara) 

x|close