Pekan Depan Pramono Buka Rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2026, 18:06
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperkuat layanan transportasi publik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambaikan bahwa rute baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan dibuka secara resmi pekan depan.

Ia menyampaikan, pembukaan rute Blok M-Soetta merupakan langkah untuk mengurangi ketergantungan warga pada kendaraan pribadi, taksi, maupun bus konvensional. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap rute Transjabodetabek yang telah beroperasi sebelumnya menjadi indikator kuat bahwa layanan ini akan diminati.

"Minggu depan, kami akan membuka rute baru TransJabodetabek dari Blok M langsung ke Bandara Soekarno-Hatta. Berdasarkan pengalaman rute seperti Blok M-Bogor yang selalu penuh, layanan ini diyakini dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi," ucap Pramono saat menghadiri Indonesia Economic Summit di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan, rute Blok M-Soetta sangat dibutuhkan karena Blok M telah berkembang menjadi hub transportasi utama Jakarta. Dengan tarif Rp3.500, masyarakat bisa memanfaatkannya dengan lebih ekonomis dibandingkan moda transportasi lain menuju bandara.

Baca Juga: Pramono: Jakarta Harus Perkuat Infrastruktur, SDM, dan Ekosistem Bisnis

Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M <b>(Ntvnews.id/ Adiansyah)</b> Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M (Ntvnews.id/ Adiansyah)

Selain itu, bus Transjabodetabek yang memiliki jalur khusus, sehingga perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta bisa lebih cepat dan efisien. Setibanya di Blok M, penumpang juga dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan MRT, TransJakarta, maupun moda transportasi publik lainnya.

"Ini akan memudahkan siapa pun yang akan berangkat atau kembali, yang menggunakan transportasi pesawat, mau ke Blok M, dari Blok M bisa ke mana saja. Apakah itu MRT, TransJakarta, dan sebagainya," ungkapnya.

Politisi PDIP tersebut menambahkan, rute Blok M-Soetta melengkapi sejumlah rute Transjabodetabek yang telah dibuka sebelumnya, seperti Alam Sutera-Blok M, PIK 2-Blok M, Bogor-Blok M, hingga Ancol-Blok M. 

Tak hanya fokus pada transportasi, Pemprov DKI juga terus mengembangkan Transit Oriented Development (TOD). Pengembangan TOD dimulai dari Blok M, dilanjutkan ke Dukuh Atas dan Bundaran HI pada tahun ini. Selanjutnya, pada akhir 2027 akan dikembangkan TOD di Monas dan Harmoni, serta Kota Tua pada 2029, guna menciptakan koridor TOD terintegrasi di Jakarta.

Adapun terkait detail jalur dan teknis operasional rute Blok M-Soetta, Pramono Anung menyebutkan akan diumumkan lebih lanjut oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

x|close