Tinjau Persiapan Imlek 2026 di Bundaran HI, Rano Karno: Jakarta Menyambut dengan Serius

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 12:07
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Rano Karno Rano Karno (Ntvnews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meninjau langsung persiapan perayaan Imlek 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurut Rano, perayaan Imlek Jakarta 2026 tidak sekadar seremoni budaya, tetapi juga momentum memperkuat keberagaman dan mendorong geliat ekonomi kota.

"Jakarta menyambut Imlek dengan serius. Kita libatkan seluruh gedung di kawasan ini untuk berlomba mempercantik kota agar perayaannya lebih meriah,” ucapnya di lokasi.

Untuk menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2026, Pemprov DKI menggandeng pengelola gedung dan kawasan di sepanjang koridor Thamrin-Sudirman. Mereka diajak berpartisipasi dalam lomba dekorasi Imlek, menghadirkan ornamen khas Tionghoa, instalasi lampion, hingga tata cahaya tematik yang memperindah wajah Jakarta.

Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Bundaran HI sebagai pusat perayaan Imlek di Jakarta sekaligus destinasi wisata urban yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Rano Karno Ungkap Strategi Pemprov DKI Hadapi Banjir Jakarta

Rano mencontohkan, pada momen Natal dan Tahun Baru lalu, tingkat okupansi hotel di sekitar Bundaran HI hampir menyentuh 100 persen. Hal ini menjadi indikator positif bahwa event tematik di ruang publik efektif menggerakkan roda ekonomi.

Rangkaian perayaan Imlek Jakarta 2026 akan berlangsung pada 13-17 Februari. Salah satu agendanya yakni ada Festival Imlek Jakarta di kawasan Bundaran HI yang menampilkan instalasi cahaya bernuansa Imlek. Lalu bakal digelar Simfoni Imlek Jakarta Kolosal pada 13 Februari yang menghadirkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa serta pertunjukan tari yang berlangsung sekitar satu jam di sekitar Plaza Indonesia.

Rano Karno <b>(Ntvnews.id)</b> Rano Karno (Ntvnews.id)

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga menyiapkan Festival Pecinan Jakarta pada 15-17 Februari berlokasi di Anjungan Provinsi DKI Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Festival tersebut menampilkan barongsai, liong, hingga instalasi seni yang mengangkat sejarah dan narasi peranakan di Jakarta.

Selanjutnya, ada agenda lain yang meliputi Harmoni Jakarta powered by Jakarta City Branding di Blok M Hub, Semarak Imlek Jakarta di Monumen Nasional pada 16-17 Februari dengan pertunjukan video mapping, serta Jakarta Light Festival bertema Chinese New Year.

Lalu ada juga Festival Kelenteng Jakarta sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan sejarah masyarakat Tionghoa di Jakarta. Rangkaian perayaan Imlek ditutup dengan Festival Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 di Pancoran Chinatown Point, yang bekerja sama dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI).

Rano Karno menambahkan, usai perayaan Imlek berakhir pada 17 Februari, Jakarta akan memasuki transisi menuju bulan Ramadhan dengan perubahan tema dekorasi kota. Pemprov DKI juga telah menyiapkan agenda lanjutan hingga Lebaran, termasuk kerja sama dengan hotel dan kawasan perdagangan seperti Tanah Abang guna mendorong pergerakan ekonomi.

x|close