Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Feb 2026, 15:25
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Personel TNI bersama pekerja mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di lahan PTPN IV, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, 23 Februari 2026. Personel TNI bersama pekerja mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di lahan PTPN IV, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, 23 Februari 2026. (Istimewa)

Ntvnews.id

Sumatra Utara — Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, agar masyarakat terdampak bisa segera berpindah dari pengungsian dan menempati hunian yang layak.

Percepatan tersebut salah satunya terlihat di dua kabupaten terdampak di Sumatra Utara, yakni Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, di mana progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.

Di Tapanuli Selatan, pembangunan huntap dipusatkan di lahan PTPN IV serta Desa Sigala-Gala, Kecamatan Batang Toru.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada 23 Februari 2026, rumah-rumah tampak berjajar rapi membentuk blok-blok permukiman di lahan PTPN IV. Kerangka bangunan dan dinding telah terpasang dengan rapi, meski belum dilengkapi pintu dan jendela.

Baca Juga: AHY Cek Rumah Hunian di Aceh Tamiang: Aman kan ya Kalau Hujan?

Para petugas juga terlihat bekerja tanpa henti melanjutkan pembangunan hunian yang ditargetkan mencapai 272 unit. Selain membangun rumah, mereka juga menyiapkan infrastruktur pendukung seperti saluran drainase.

Wujud fisik huntap juga semakin terlihat jelas di desa Sigala-gala, di mana pemerintah berencana membangun 272 unit huntap di atas lahan seluas 5 hektare. Tumpukan batu bata terlihat sudah membentuk dinding-dinding bagi sebagian rumah di lokasi tersebut. Sementara itu, di sudut lain, para petugas terpantau terus menyusun batu bata agar pembangunan dinding bagi rumah-rumah lainnya segera rampung.

Personel TNI bersama pekerja mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di lahan PTPN IV, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, 23 Februari 2026. <b>(Istimewa)</b> Personel TNI bersama pekerja mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di lahan PTPN IV, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, 23 Februari 2026. (Istimewa)

Sementara itu, di Tapanuli Utara, pembangunan huntap difokuskan di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting. Saat ini, para petugas tengah memasang kusen pintu dan jendela dengan progres mencapai 60 persen.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Progres Pembangunan Rumah di Aceh Tamiang, Wihaji: Langkah Konkret Pemerintah

Pembangunan huntap adalah salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan wilayah terdampak bencana di fase rekonstruksi dan rehabilitasi. Seluruh proses pembangunan huntap dilakukan melalui kerja terpadu antara BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta dukungan aktif personel TNI dalam pengerjaan fisik dan distribusi material.

Pemerintah berencana untuk membangun 15.719 huntap di wilayah terdampak bencana di Sumatra, yakni 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.

TERKINI

Istri Netanyahu Suka Teriak-teriak hingga Hina ART

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:20 WIB

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M 7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:19 WIB

Calon Senator Muslim AS Sindir Trump

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:18 WIB

Hujan Deras Berhari-hari di Filipina, 16 Orang Tewas

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:10 WIB

Israel Tutup Desa Kristen di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:05 WIB

Prabowo Bakal Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang 27 Agustus

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 09:04 WIB

Modus-modus SMS Pinjaman Online Cepat Cair yang Bodong

News Selasa, 11 Agu 2026 | 09:03 WIB

Kerangka Wanita Hamil Berusia 9.000 Tahun Ditemukan

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 08:55 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close