Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemerintahannya telah berhasil menumbangkan salah satu gembong kartel paling berbahaya, menyusul tewasnya Ruben Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, pemimpin kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) di Meksiko.
“Kami juga telah menumbangkan salah satu gembong kartel paling jahat, Anda melihatnya kemarin,” kata Trump dalam pidato kenegaraan di hadapan Kongres pada Selasa, 24 Februari 2026.
Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa Washington tengah berupaya memulihkan keamanan dan memperkuat dominasi Amerika Serikat di kawasan Belahan Barat demi melindungi kepentingan nasional dari ancaman kekerasan, peredaran narkoba, terorisme, serta campur tangan asing.
Sebelumnya, pada Minggu, 22 Februari 2026 waktu setempat, pasukan militer Meksiko dilaporkan menewaskan “El Mencho”, pendiri sekaligus pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), dalam sebuah operasi di Negara Bagian Jalisco, Meksiko barat.
Meksiko Membara Usai Bos Kartel Narkoba El Mencho Tewas (X: @LuisCardenasMx)
Baca Juga: Presiden Meksiko Jamin Keamanan Piala Dunia 2026 di Tengah Kerusuhan di Negaranya
Menurut laporan media lokal, operasi militer tersebut berlangsung di Kota Tapalpa dan dikonfirmasi oleh pejabat militer senior. Sejumlah media Meksiko menyebut kematian El Mencho sebagai pukulan telak bagi salah satu organisasi kriminal paling kuat dan brutal di negara itu.
Sejak Minggu pagi, aparat keamanan federal Meksiko dikerahkan secara besar-besaran di wilayah tersebut. Blokade jalan serta aksi pembakaran kendaraan dilaporkan terjadi di Jalisco dan beberapa negara bagian sekitarnya.
Gangguan serupa, termasuk pembakaran kendaraan dan penutupan jalan raya, juga terjadi di Tamaulipas dan Oaxaca, yang berdampak pada aktivitas warga sipil.
Serangkaian aksi tersebut diduga sebagai bentuk balasan dari anggota kartel terhadap operasi militer yang menewaskan pemimpin mereka.
Baca Juga: Kericuhan di Meksiko Usai Tewasnya El Mencho, Kemenlu Pastikan WNI Aman
(Sumber: Antara)
Seorang polisi berjaga di dekat mobil yang terbakar di sebuah jalan di Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco, Meksiko, Minggu, 22 Februari 2026. ANTARA/Xinhua/Diana Marquez/aa. (Antara)