Mendes Yandri: Pemberdayaan dan Pendampingan Kunci Sukses Pembangunan Desa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 17:05
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (empat dari kiri) menggelar audiensi bersama Direktur Utama Kantor Berita ANTARA Benny Siga Butarbutar (lima dari kanan) dan jajaran direksi Kantor Berita ANTARA dan TVRI di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa 3 Maret 2026. (ANTARA/Asprilla Dwi Adha) Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (empat dari kiri) menggelar audiensi bersama Direktur Utama Kantor Berita ANTARA Benny Siga Butarbutar (lima dari kanan) dan jajaran direksi Kantor Berita ANTARA dan TVRI di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa 3 Maret 2026. (ANTARA/Asprilla Dwi Adha) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan bahwa pemberdayaan dan pendampingan menjadi dua kunci utama dalam memaksimalkan pembangunan desa di Indonesia.

Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya dengan pemberian modal, tetapi harus disertai pendampingan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Yandri saat audiensi bersama jajaran direksi ANTARA dan TVRI di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta.

Baca Juga: Mendes Yandri Tekankan Penguatan Pengawasan Internal Kemendes PDT

Ia menilai media massa memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan desa, termasuk melalui publikasi kisah sukses dan praktik baik dari berbagai daerah.

Yandri mengungkapkan, saat ini Kemendes PDT tengah menjalankan 12 Rencana Aksi pembangunan desa.

Program tersebut meliputi revitalisasi BUMDes, penguatan ketahanan pangan, energi dan air, hilirisasi produk unggulan desa, pengembangan desa ekspor, hingga digitalisasi dan desa wisata.

Selain itu, rencana aksi juga mencakup peningkatan investasi desa, penguatan tata kelola dan pengawasan, desa berketahanan iklim, desa tangguh bencana, serta percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Baca Juga: Kemendes PDT Jadikan Pengembangan BUMDes Prioritas 2026 untuk Perkuat Ekonomi Desa

Seluruh program tersebut, menurut Yandri, hanya akan optimal jika disertai pendampingan intensif dan kolaborasi lintas sektor.

(Sumber: Antara)

x|close