Ntvnews.id, Jakarta - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan 29 lainnya mengalami luka-luka dalam insiden kecelakaan kereta penumpang di Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 24 Apeil 2026 berdasarkan data sementara yang ada.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menyampaikan informasi tersebut saat meninjau langsung proses evakuasi di lokasi kejadian.
"Masih pendalaman berapa jumlah (korban) persisnya. Tapi hambatan dari evakuasi itu karena penumpang dalam keadaan ada yg terjepit kemudian celah untuk ruang evakuasinya sempit," kata Dasco kepada wartawan, Senin, 24 April 2026 malam.
Baca Juga: VIDEO: Pantauan Udara Kecelakaan Kereta Bekasi
Ia juga menegaskan bahwa proses evakuasi berlangsung dengan baik dan area kejadian kini sudah dalam kondisi aman dan steril.
"Saya lihat petugas dari kepolisian maupun dari pihak SAR dan TNI-Polri bekerja dengan kompak di lokasi," kata Dasco.
Sebelumnya, PT KAI menyampaikan bahwa seluruh upaya difokuskan pada evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan.
Berdasarkan informasi di lapangan, KRL Commuter Line saat itu tengah berhenti di jalur 1 menuju arah timur (Cikarang), ketika sebuah kereta jarak jauh dari arah barat masuk ke jalur yang sama dan kemudian menabrak KRL tersebut.
Pantauan udara kejadian tabrakan antara KRL dan taksi di perlintasan Ampera/Bulak Kapal serta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. Senin (27/4/2025) pukul 20.57 WIB. (urban cikarang)