Prabowo Minta Cadangan BBM Nasional Ditingkatkan hingga 3 Bulan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 17:19
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk meningkatkan kapasitas cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional hingga mampu mencukupi kebutuhan selama tiga bulan. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

“Ada usulan teman-teman agar cadangan BBM sampai 60 hari.
Mau taruh di mana? Storage kita tidak punya. Makanya arahan Bapak Presiden sekarang kita segera membangun storage supaya cadangan kita bisa sampai tiga bulan,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 3 Maret 2026.

Bahlil menjelaskan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan BBM baru guna mendukung target tersebut. Sejumlah lokasi tengah dipertimbangkan melalui kajian studi kelayakan, dengan salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan berada di wilayah Sumatera.

Baca Juga: Pimpinan Ormas Islam Mulai Berdatangan ke Istana Penuhi Undangan Buka Puasa Bersama Prabowo

Menurutnya, kapasitas penyimpanan BBM nasional saat ini masih sangat terbatas sehingga cadangan energi Indonesia hanya mampu bertahan sekitar 20 hingga 25 hari. Kondisi ini dinilai perlu segera diperbaiki, terlebih di tengah situasi geopolitik yang memanas, termasuk konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel serta potensi gangguan distribusi energi di Selat Hormuz.

“Kemampuan daya tampung BBM kita sejak lama hanya maksimal di 25 hari. Cadangan nasional kita minimal 20 sampai 23 hari, sekarang sudah 23 hari, jadi sebenarnya sudah di atas standar minimal,” ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia <b>(NTVnews)</b> Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (NTVnews)

Ia menegaskan bahwa keterbatasan cadangan energi nasional bukan disebabkan kekurangan pasokan BBM, melainkan karena minimnya fasilitas penyimpanan. Oleh sebab itu, pemerintah berencana menambah pembangunan storage baru agar kapasitas stok energi nasional dapat meningkat secara signifikan.

Langkah memperkuat cadangan energi ini muncul di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan minyak dunia. Ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang dapat mengganggu jalur distribusi energi internasional, sehingga pemerintah menilai peningkatan cadangan strategis menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas energi nasional.

x|close