TNI Jelaskan Tujuan Siaga Tingkat 1 yang Diperintahkan Panglima TNI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 09:28
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Prajurit TNI. (Antara) Prajurit TNI. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui penerapan siaga tingkat 1. Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan dampak perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah terhadap situasi dalam negeri.

Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026. Melalui telegram itu, seluruh satuan diminta meningkatkan kesiapan operasional sebagai bagian dari langkah antisipatif menghadapi dinamika keamanan yang berkembang.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa penerapan siaga tingkat 1 merupakan bagian dari tugas dan fungsi TNI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang TNI. Menurutnya, kesiapsiagaan tersebut bertujuan untuk memastikan perlindungan terhadap bangsa dan negara dari berbagai bentuk ancaman.

Baca Juga: Presiden Iran: Kami Akan Balas Serangan dari Negara Mana Pun

"Salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara," kata Brigjen Aulia saat dihubungi, Minggu (8/3/2026).

Ia menegaskan bahwa peningkatan status kesiapsiagaan tersebut mencerminkan profesionalisme TNI dalam merespons perkembangan situasi strategis. Kesiapan itu tidak hanya berkaitan dengan kondisi keamanan di dalam negeri, tetapi juga mempertimbangkan dinamika yang terjadi di tingkat regional maupun internasional, termasuk konflik di Timur Tengah.

"TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional," ucap dia.

Baca Juga: Iran Luncurkan Gelombang Rudal ke Israel Usai Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Dalam praktiknya, kesiapsiagaan tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah operasional, salah satunya dengan melakukan pengecekan kesiapan pasukan secara berkala. Apel kesiapan menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan seluruh unsur TNI berada dalam kondisi siap menjalankan tugas apabila dibutuhkan.

"Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan apel pengecekan kesiapan secara rutin," ujarnya.

Peningkatan status siaga ini menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan ancaman, sekaligus memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga di tengah dinamika situasi global.

x|close