8 Negara Termasuk Indonesia Kecam Penutupan Akses Masjid Al-Aqsa oleh Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 15:08
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (ANTARA/Xinhua) Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (ANTARA/Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, Abu Dhabi — Para menteri luar negeri dari delapan negara, termasuk Indonesia, mengecam tindakan Israel yang menutup gerbang kompleks Masjid Al-Aqsa bagi jemaah Muslim, terutama selama bulan suci Ramadhan, demikian dilaporkan Emirates News Agency (WAM) pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam pernyataan bersama, para menteri luar negeri dari Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi, dan Qatar menyatakan bahwa pembatasan akses menuju Kota Tua Yerusalem dan tempat-tempat ibadah di kawasan tersebut melanggar hukum internasional serta status quo historis dan hukum yang mengatur situs tersebut.

Para menlu juga menolak langkah Israel yang mereka nilai ilegal dan tidak dapat dibenarkan. Mereka mengecam tindakan terhadap para jemaah di kompleks Masjid Al-Aqsa dan menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki maupun situs-situs suci Islam dan Kristen di wilayah tersebut.

Baca Juga: BYD Atto 3 Selamat dari Ledakan Roket di Yerusalem: 5 Penumpang Selamat, Kabin dan Baterai Tetap Utuh

Dalam pernyataan itu, para menlu menegaskan kembali bahwa kompleks Masjid Al-Aqsa secara keseluruhan merupakan tempat ibadah yang eksklusif bagi umat Muslim.

Mereka juga menekankan bahwa Departemen Urusan Masjid Al-Aqsa dan Wakaf Yerusalem, yang berada di bawah Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Yordania, memiliki kewenangan tunggal dalam pengelolaan situs suci tersebut.

Para menteri luar negeri tersebut mendesak Israel agar segera membuka kembali gerbang Masjid Al-Aqsa, mencabut pembatasan akses ke Kota Tua Yerusalem, serta memastikan jemaah Muslim dapat mencapai lokasi tersebut secara bebas.

Baca Juga: Sekjen PBB Sesalkan Serangan ke Iran, Sebut Peluang Diplomasi “Disia-siakan

Selain itu, mereka juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah tegas guna menghentikan berbagai pelanggaran yang terus terjadi terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

(Sumber: Antara)

x|close