Ntvnews.id, Beijing - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertolak menuju China untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping di Beijing pada Senin, 11 Mei 2026.
Sebelumnya, pemerintah China telah memastikan bahwa Xi Jinping akan menerima kunjungan Trump di Beijing pada pekan ini, sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.
Dilansri dari Xinhua, Selasa, 12 Mei 2026, Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi agenda pertemuan kedua pemimpin negara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Rabu hingga Jumat.
Rencana pertemuan Trump dan Xi sebenarnya sempat dipersiapkan pada akhir Maret atau April lalu. Namun agenda itu tertunda lantaran Washington tengah fokus pada konflik dengan Iran.
“Diplomasi tingkat tinggi memainkan peran panduan strategis yang tak tergantikan dalam hubungan China-AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun.
Baca Juga: Penolakan Trump atas Syarat Perdamaian, Iran: Tidak Penting
"China bersedia bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam semangat kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan untuk memperluas kerja sama, mengelola perbedaan, dan menanamkan lebih banyak stabilitas dan kepastian ke dalam dunia yang bergejolak dan saling terkait," ia menambahkan.
Kunjungan ini akan menjadi lawatan pertama Trump ke China sejak menjabat kembali sebagai Presiden AS untuk periode kedua. Sebelumnya, Trump pernah melakukan kunjungan resmi ke China dan bertemu Xi Jinping pada 2017.
Arsip foto - Presiden China Xi Jinping (kanan) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025). ANTARA/Xinhua/Shen Hong/aa. (Antara)
Pihak Gedung Putih menyebut lawatan tersebut memiliki “makna simbolis yang luar biasa” dan menyatakan Trump akan membawa lebih banyak kesepakatan yang dianggap menguntungkan bagi masyarakat Amerika.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent bersama Wakil Perdana Menteri China He Lifeng disebut akan mempersiapkan rangkaian pertemuan antara Trump dan Xi Jinping.
Keduanya selama ini menjadi negosiator utama antara Amerika Serikat dan China dalam berbagai isu perdagangan dan ekonomi.
Selain agenda di Beijing, Bessent juga dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Seoul pada Selasa sebelum melanjutkan pembicaraan dengan He Lifeng.
Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Xinhua) (Antara)