Pemprov DKI Siap Jalankan Arahan Prabowo, Pertimbangkan WFH untuk Hemat BBM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 15:50
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM), termasuk mempertimbangkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.

“Apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat akan dijalankan di DKI Jakarta juga,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026.

Pramono menjelaskan bahwa konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran berpotensi memberi tekanan pada pasokan energi, khususnya gas dan BBM di Indonesia. Ia juga menyoroti bahwa harga BBM saat ini telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Meski demikian, ia memastikan bahwa ketersediaan BBM, terutama di Jakarta, masih dalam kondisi aman sehingga tidak perlu dikhawatirkan akan terjadi panic buying di masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Minta Jajarannya Kaji Skenario WFH dan Pengurangan Hari Kerja Warga RI untuk Tekan Konsumsi BBM Jika Krisis Terjadi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mendorong langkah penghematan energi, salah satunya dengan mempertimbangkan kebijakan WFH.

"Tentunya, kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif, dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya, kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita," kata Prabowo.

Ia juga mengungkapkan bahwa dinamika global di kawasan Eropa dan Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga energi, yang pada akhirnya bisa berdampak pada harga pangan. Oleh karena itu, pemerintah dinilai perlu mengambil langkah antisipatif.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Beri Promo Hemat BBM, Masyarakat Hingga Ojol Rasakan Manfaat MyPertamina!

Menurut Prabowo, Indonesia telah mengamankan sejumlah kebutuhan pangan pokok, sementara berbagai kebijakan di sektor energi juga tengah dipercepat implementasinya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penghematan konsumsi BBM tetap menjadi langkah penting dalam menghadapi ketidakpastian global yang terus berkembang.

(Sumber: Antara)

x|close