A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pramono: Transaksi Ekonomi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadhan - Ntvnews.id

Pramono: Transaksi Ekonomi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Mar 2026, 00:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Youtube Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Jakarta selama Ramadhan 2026 menunjukkan tren positif. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa total transaksi ekonomi di ibu kota telah menembus angka fantastis, yakni Rp21 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri kegiatan di kawasan Bundaran HI pada Jumat, 20 Maret 2026 malam.

"Saya juga ingin mengumumkan per hari ini tadi saya diberikan laporan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan, transaksi di Jakarta sudah Rp21 triliun," ucapnya.

Pramono optimistis angka transaksi ini masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Dengan berbagai program dan kegiatan menjelang Idulfitri, Pemprov DKI Jakarta menargetkan total transaksi bisa mencapai Rp23 hingga Rp24 triliun.

"Masih ada lima hari, kami ingin memecahkan rekor harapannya di atas Rp23-24 triliun," tambahnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan bahwa lonjakan transaksi ini tidak lepas dari berbagai program stimulus ekonomi, salah satunya lomba diskon yang digelar di pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan.

Program tersebut berlangsung sejak 4 Maret dan akan berakhir pada 31 Maret 2026. Hingga tanggal 20 Maret, nilai transaksi tercatat sudah melampaui Rp21 triliun.

"Jadi memang Jakarta mengadakan lomba diskon yang dimulai tanggal 4 Maret sampai akan kita akhiri tanggal 31 Maret. Nah, cut-off pada tanggal hari ini, 20 transaksi itu sudah di atas Rp21 (triliun)," jelasnya.

x|close