Viral Pria Joget di Dapur SPPG, BGN Tegur Keras dan Suspend

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 14:19
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Petugas SPPG tengah menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk disalurkan kepada penerima manfaat. ANTARA/HO-BGN . Ilustrasi - Petugas SPPG tengah menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk disalurkan kepada penerima manfaat. ANTARA/HO-BGN . (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berjoget di dalam ruangan Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial. Aksi tersebut menuai sorotan karena dilakukan di area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan pihaknya telah mengambil tindakan tegas atas kejadian tersebut. Ia mengaku telah menugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan untuk menemui pria yang bersangkutan.

“Kami lagi tugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan untuk bertemu,” kata Nanik Sudaryati Deyang kepada awak media, Selasa 24 Maret.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. ANTARA/HO-BGN <b>(Antara)</b> Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. ANTARA/HO-BGN (Antara)

Nanik Sudaryati Deyang menambahkan, Direktur terkait yakni Doni Dewantoro telah bertemu dengan pria tersebut dan memberikan teguran keras.

“Sudah bertemu dan sudah ditegur keras,” ujarnya.

BGN menyayangkan aksi pria yang diketahui merupakan mitra pemilik SPPG tersebut. Nanik mengaku kecewa atas tindakan yang dinilai tidak mencerminkan profesionalisme, terlebih dilakukan di lingkungan dapur pelayanan gizi.

Baca Juga: Truk Gak Kuat Nanjak, Hantam Kijang Kapsul Sampai Tewaskan 3 Orang

Ia juga menyoroti aksi pria tersebut yang membuat konten di dapur tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD), yang seharusnya menjadi standar operasional.

“Mengapa harus overacting seperti itu, apalagi ada konten yang dibuat di dalam dapur tanpa APD. Tentu kami akan memantau dapurnya,” kata Nanik Sudaryati Deyang.

Hasil pemeriksaan BGN menemukan adanya ketidaksesuaian pada fasilitas SPPG milik pria tersebut. Di antaranya terkait tata letak dapur serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis.

Sebagai tindak lanjut, BGN memutuskan untuk membekukan sementara operasional SPPG tersebut hingga dilakukan perbaikan sesuai standar yang ditetapkan.

x|close