Kemhan Sebut Pesawat A400M Kedua Tiba Akhir Maret 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 17:31
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pesawat angkut A400M di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/11/2025). (ANTARA/Walda Marison) Pesawat angkut A400M di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/11/2025). (ANTARA/Walda Marison) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pesawat angkut berat A400M kedua milik TNI Angkatan Udara (AU) akan tiba di Indonesia pada akhir Maret 2026. Kehadiran pesawat ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan pertahanan udara nasional.

"Airbus A400M diperkirakan tiba di Indonesia pada akhir Maret 2026," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Pesawat tersebut menjadi unit kedua yang dimiliki Indonesia setelah sebelumnya A400M pertama tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pada 3 November 2025. Saat ini, pesawat tengah dalam perjalanan dari fasilitas produksi Airbus di Sevilla, Spanyol menuju Indonesia.

Baca Juga: Panglima TNI Paparkan Pengerahan Alutsista untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

Rico menegaskan bahwa penambahan armada ini akan meningkatkan kemampuan TNI AU dalam menjaga wilayah udara serta mendukung berbagai operasi, baik militer maupun nonmiliter.

Pengadaan dua unit pesawat A400M sendiri merupakan bagian dari kontrak yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2021, dalam ajang Dubai Airshow. Dalam kesempatan yang sama, juga ditandatangani letter of intent (LoI) untuk rencana pembelian empat unit tambahan di masa depan.

Pesawat A400M dikenal sebagai pesawat angkut berat multiguna yang memiliki kemampuan tinggi, mulai dari transportasi kargo besar, pengisian bahan bakar di udara, hingga mendukung operasi kemanusiaan dan tempur. Pesawat ini juga mampu mendarat di berbagai jenis medan, termasuk area dengan infrastruktur terbatas.

Baca Juga: Viral Dugaan Transaksi Tramadol di Depan Markas Satrekon, TNI AU Bilang Begini

Dalam operasionalnya, A400M dapat mengangkut berbagai perlengkapan berat seperti truk bahan bakar berkapasitas hingga 80 ton, ekskavator, hingga peluncur rudal patriot dan truk taktis berat. Selain itu, pesawat ini juga mampu membawa hingga 116 personel dengan perlengkapan lengkap siap tempur.

Sebelumnya, pesawat A400M pernah diperkenalkan di Indonesia pada 2017 oleh Airbus. Pesawat ini juga telah digunakan dalam misi kemanusiaan, seperti pengiriman bantuan ke Lombok pada 2018 oleh Angkatan Udara Prancis dan ke Palu oleh Angkatan Udara Malaysia.

Dengan kehadiran armada ini, Indonesia kini resmi menjadi negara ke-10 operator A400M di dunia. Di kawasan Asia, Indonesia bergabung dengan Malaysia, Turki, dan Kazakhstan sebagai pengguna pesawat angkut strategis tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close