Ntvnews.id, Tokyo - Seorang karyawan toko merchandise Pokémon tewas setelah menjadi korban penusukan di distrik komersial Tokyo, Jepang, pada Kamis, 26 Maret 2026.
Insiden tersebut juga menewaskan pelaku, yang diduga mengakhiri hidupnya sendiri setelah melakukan penyerangan. Peristiwa ini terjadi di tengah musim liburan musim semi anak-anak, sehingga sempat mengejutkan para pengunjung yang berada di lokasi.
“Wanita berusia 20-an itu ditikam di lehernya pada pukul 19.16 waktu setempat di sebuah kompleks komersial oleh seorang pria yang juga berusia 20-an,” kata Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, seperti dikutip dari Kyodo, Jumat, 27 Maret 2026.
“Pelaku kemudian menikam dirinya sendiri di leher,” kata polisi.
Baca Juga: Bantu Iran Perang Lawan Amerika-Israel, Houthi Ancam Tutup Laut Merah
Kepolisian menyebutkan bahwa korban dan pelaku sempat dalam kondisi kritis saat dilarikan ke rumah sakit, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Korban diketahui bekerja di toko Pokémon yang berada di lantai dua gedung Sunshine City, salah satu pusat perbelanjaan populer di Tokyo.
Menurut laporan TV Asahi, pelaku terlihat membawa dua pisau saat melakukan aksinya. Hingga kini, motif penyerangan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Seorang karyawan toko merchandise Pokémon tewas setelah menjadi korban penusukan di distrik komersial Tokyo, Jepang, pada Kamis, 26 Maret 2026 (Istimewa)
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan pengunjung yang berlarian menjauh dari lokasi kejadian, sementara ambulans berdatangan ke area tersebut. Lokasi insiden berada tidak jauh dari Stasiun Ikebukuro, salah satu stasiun tersibuk di ibu kota Jepang.
Pihak The Pokémon Company yang mengelola jaringan toko merchandise di Jepang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Diketahui, Jepang memiliki regulasi kepemilikan senjata api yang sangat ketat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, aksi kekerasan dengan senjata tajam, seperti penusukan di kereta dan stasiun, tercatat lebih sering terjadi di ruang publik.
Seorang karyawan toko merchandise Pokémon tewas setelah menjadi korban penusukan di distrik komersial Tokyo, Jepang, pada Kamis, 26 Maret 2026 (Istimewa)