Ntvnews.id, Jakarta - Polisi mengungkap pergerakan dua pelaku pembunuhan dan mutilasi yang jasad korbannya ditemukan di dalam freezer sebuah kios ayam geprek di Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Fokus penyelidikan kini mengarah pada lokasi pembuangan potongan tubuh korban yang disebar di wilayah Bogor.
Dua pelaku berinisial S dan DS diketahui tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga memutilasi tubuhnya sebelum membuang bagian-bagiannya di sejumlah titik berbeda. Setelah itu, keduanya melarikan diri ke Majalengka.
"Pada 27 Maret 2026, pelaku membuang potongan tubuh korban di beberapa lokasi di Kabupaten Bogor sebelum melarikan diri ke Majalengka," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, saat dihubungi wartawan, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Kejagung Ungkap Modus Mark Up Amsal Sitepu, Sewa Drone 30 Hari, Dipakai Hanya 12 Hari
Penyebaran potongan tubuh di beberapa lokasi ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan, karena polisi harus menelusuri titik-titik pembuangan untuk melengkapi barang bukti serta memastikan kondisi jasad korban secara utuh. Upaya pencarian dilakukan setelah diketahui para pelaku sempat berpindah tempat sebelum akhirnya meninggalkan wilayah tersebut.
Meski sempat melarikan diri, kedua pelaku berhasil ditangkap. Mereka kemudian dibawa ke Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pendalaman sementara, polisi mengungkap motif di balik aksi keji tersebut berkaitan dengan faktor ekonomi. Kedua pelaku diduga ingin menguasai barang milik korban.
Baca Juga: Parlemen Iran Setujui Rencana Tarif Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan Kawasan Meningkat
"Untuk motifnya ekonomi. Kedua pelaku ingin menguasai motor dan HP korban serta ingin menguasai kendaraan operasional tempat kerjanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya kepada wartawan.
Selain menangkap kedua pelaku utama, penyidik juga mengamankan satu orang lainnya yang diduga terlibat sebagai penadah barang hasil kejahatan.
"Penyidik juga sudah mengamankan penadah hasil penerima barang yang diambil dan dijual," imbuhnya.
Kasus ini masih terus dikembangkan, termasuk penelusuran lokasi pembuangan potongan tubuh korban di Bogor sebagai bagian dari upaya mengungkap secara menyeluruh rangkaian kejahatan tersebut.
Mayat Pegawai Ayam Geprek dalam Freezer di Bekasi (Antara)