Ntvnews.id, Tel Aviv - Serangan rudal yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel pada Rabu, 1 April 2026 mengakibatkan sedikitnya 14 orang mengalami luka-luka serta menimbulkan kerusakan di sejumlah lokasi.
Dialnsir dari AFP, Kamis, 2 April 2026, layanan medis darurat Israel melaporkan bahwa korban langsung mendapatkan penanganan di lokasi sebelum dievakuasi ke rumah sakit.
Dalam keterangannya, pihak militer Israel mengungkapkan bahwa mereka telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang mengarah ke wilayah Israel, yang menjadi serangan pertama dalam kurun waktu hampir 20 jam terakhir. Sirene peringatan serangan udara pun diaktifkan di wilayah Israel bagian tengah.
Tak lama berselang, peringatan serangan kembali terdengar kurang dari satu jam kemudian, memicu kewaspadaan di sebagian besar wilayah utara dan tengah Israel, sebagaimana disampaikan Komando Pertahanan Dalam Negeri.
Baca Juga: Gaya Hidup Kepala Dinas di Kabupaten Bekasi Disorot
"Petugas EMT dan paramedis memberikan perawatan medis dan mengevakuasi 14 korban ke rumah sakit," kata layanan medis darurat Magen David Adom dalam sebuah pernyataan.
Dari total korban, seorang anak perempuan berusia 11 tahun dilaporkan dalam kondisi serius akibat luka pecahan peluru. Sementara itu, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan seorang perempuan berusia 36 tahun mengalami luka dengan tingkat sedang. Sebanyak 11 korban lainnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Pihak kepolisian Israel juga mengonfirmasi adanya kerusakan di beberapa titik di wilayah tengah, disertai temuan puing-puing yang diduga berasal dari rudal di jalanan.
Sejumlah media lokal melaporkan bahwa serangan tersebut diduga menggunakan amunisi kluster, yakni jenis senjata yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil ke area yang luas.
Sebelumnya, baik Iran maupun Israel saling melontarkan tudingan terkait penggunaan bom kluster dalam konflik yang terus memanas ini.
Arsip foto - Rudal melintas di atas Yerusalem dalam serangan yang diluncurkan Iran ke Israel (13/6/2025). (ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/tom/am.) (Antara)