Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk membangun 1.000 desa nelayan sepanjang tahun 2026. Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjadi salah satu prioritas utama dalam masa pemerintahannya periode 2024–2029.
Dalam arahannya pada Rapat Kerja Pemerintah, Prabowo menegaskan bahwa target tersebut akan dievaluasi pada akhir tahun dan masyarakat dipersilakan untuk menagih realisasinya.
“Saya merencanakan akan membangun seribu desa nelayan tahun 2026 ini, Desember 2026 dan kita akan cek saudara nanti bisa nagih ke Prabowo berapa desa nelayan yang sudah selesai,” kata Prabowo dalam Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi sebagai kepala negara, yang menurutnya menuntut kerja keras tanpa jeda.
Baca Juga: Prabowo Sebut Pengkritik Gunakan Kata Kasar
“Jangan anggap ini pekerjaan yang enak yang mau jadi presiden selamat bener-bener sih aku udah telanjur jadi aku harus kerja keras-keras, sekarang ini gak ada libur,” imbuhnya.
Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya harus melakukan berbagai perjalanan ke luar negeri untuk memastikan keamanan cadangan energi nasional.
“Nih aku mau berangkat lagi nih sebuah negara nanti begitu aku berangkat kau tau ke mana amankan juga, tapi alhamdulillah sebelum saya berangkat advance team tenang jadi saya nih confident,” katanya.
Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat hingga Januari 2026 sebanyak 19 unit Kampung Nelayan Merah Putih telah selesai dibangun dan beroperasi. Pemerintah juga menargetkan 65 unit tambahan dapat rampung pada Mei 2026 sebagai bagian dari tahap pertama pembangunan.
Prabowo Subianto dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan (Istimewa)