A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Iran Bantah Luncurkan Rudal Saat Gencatan Senjata dengan AS - Ntvnews.id

Iran Bantah Luncurkan Rudal Saat Gencatan Senjata dengan AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Apr 2026, 12:59
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Massa ikut serta dalam demonstrasi menentang aksi militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta negara-negara lain, di luar stasiun kereta utama di Berlin, Jerman, Minggu (5/4/2026). /ANTARA/Xinhua/Zhang Haofu/aa. Massa ikut serta dalam demonstrasi menentang aksi militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta negara-negara lain, di luar stasiun kereta utama di Berlin, Jerman, Minggu (5/4/2026). /ANTARA/Xinhua/Zhang Haofu/aa. (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Iran pada Jumat 10 April 2026 dini hari membantah telah meluncurkan rudal atau drone ke negara-negara Teluk sejak gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) diberlakukan, sekaligus menepis laporan media terkait dugaan serangan baru terhadap fasilitas di kawasan tersebut.

Dalam pernyataan yang dimuat kantor berita semi-resmi Fars, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak melakukan peluncuran apa pun selama masa gencatan senjata.

“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran tidak melakukan peluncuran apa pun ke negara mana pun selama gencatan senjata hingga saat ini,” demikian isi pernyataan tersebut.

Baca Juga: Trump Ancam Tarif 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran

IRGC juga menyebut bahwa jika laporan mengenai serangan tersebut benar, maka hal itu kemungkinan merupakan tindakan pihak lain yang mereka sebut sebagai “musuh Zionis” atau Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Korps Garda Revolusi Islam menegaskan bahwa setiap operasi militer yang dilakukan Iran akan diumumkan secara terbuka kepada publik.

“Setiap tindakan yang tidak tercantum dalam pernyataan resmi Republik Islam Iran tidak ada kaitannya dengan kami,” tambahnya.

Baca Juga: Iran Setujui Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata Disahkan Pemimpin Tertinggi

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran pada Selasa 7 April 2026 mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi oleh Pakistan sebagai langkah menuju kesepakatan yang lebih luas untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Namun, terdapat perbedaan pandangan terkait cakupan gencatan senjata tersebut. Iran dan Pakistan menyatakan kesepakatan itu mencakup Lebanon, sementara pihak Israel membantah hal tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close