A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah - Ntvnews.id

Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 21:46
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
​Berkat Satelit Satria-1 dari Komdigi, siswa SMPN 3 Lambitu di Bima kini tak perlu lagi naik bukit demi cari sinyal internet untuk ujian. Sekarang, akses internet gratis sudah masuk kelas, bikin belajar jadi makin nyaman dan fokus. ​Berkat Satelit Satria-1 dari Komdigi, siswa SMPN 3 Lambitu di Bima kini tak perlu lagi naik bukit demi cari sinyal internet untuk ujian. Sekarang, akses internet gratis sudah masuk kelas, bikin belajar jadi makin nyaman dan fokus. (Bakom)

Ntvnews.id, Bima - Siswa-siswi SMP Negeri Lambitu Satu Atap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini bisa internetan di sekolah.

Kementerian Kominikasi dan Digital (Komdigi) memberikan bantuan internet dari Satelit Republik Indonesia-1 (Satria-1) untuk sekolah tersebut pada Senin, 12 April 2026.

Satria-1 fokus menyediakan layanan internet gratis di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).

Layanan ini bertujuan untuk memeratakan digitalisasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Layanan Internet Rakyat di Indonesia

?Berkat Satelit Satria-1 dari Komdigi, siswa SMPN 3 Lambitu di Bima kini tak perlu lagi naik bukit demi cari sinyal internet untuk ujian. Sekarang, akses internet gratis sudah masuk kelas, bikin belajar jadi makin nyaman dan fokus. <b>(Bakom)</b> ?Berkat Satelit Satria-1 dari Komdigi, siswa SMPN 3 Lambitu di Bima kini tak perlu lagi naik bukit demi cari sinyal internet untuk ujian. Sekarang, akses internet gratis sudah masuk kelas, bikin belajar jadi makin nyaman dan fokus. (Bakom)

Sebelum adanya internet Satria-1, para siswa-siswi SMPN 03 Lambitu Satu Atap harus naik ke atas bukit untuk dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar dan ujian yang berbasis internet.

Sebab, hanya di atas bukit sinyal internet bisa diperoleh di wilayah tersebut.

"Kami dari SMPN 3 Lambitu Satu Atap ingin menceritakan bagaimana dulunya akses internet tidak ada di sekolah kami. Kita melakukan ujian dan kegiatan belajar mengajar yang berbasis internet, itu kita lakukan di bukit-bukit untuk mendapatkan akses internet," kata Pengajar TIK di SMPN 03 Lambitu Satu Atap, Andri Maulana, dikutip pada Kamis, 16 April 2026.

Baca Juga: Wamenkomdigi: Aceh Dapat Bantuan Internet Satelit Starlink Gratis Selama 1 Bulan

Dalam sebuah video di akun @bimakini, tampak belasan pelajar SMPN 03 Lambitu Satu Atap harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di atas bukit.

Tapi sekarang mereka tak perlu lagi memanjat bukit untuk mendapatkan sinyal internet.

Di ruang kelas, para pelajar bisa mengakses internet dengan nyaman. 

Diharapkan siswa-siswi SMPN 03 Lambitu Satu Atap dapat lebih fokus saat kegiatan belajar mengajar dan ujian berbasis internet.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan penyediaan fasilitas akses internet yang telah diberikan kepada sekolah kami. Terima kasih Komdigi," ujar para pelajar SMPN 03 Lambitu Satu Atap kompak.

x|close