Kloter Pertama Haji 2026 Jalani Pemeriksaan Ketat di Asrama Haji Pondok Gede

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 13:20
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Jamaah calon haji menunggu di aula Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, menunggu proses pemeriksaan dokumen keimigrasian sebelum berangkat ke Tanah Suci, Selasa (21/4/2026). ANTARA/Asep Firmansyah. Jamaah calon haji menunggu di aula Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, menunggu proses pemeriksaan dokumen keimigrasian sebelum berangkat ke Tanah Suci, Selasa (21/4/2026). ANTARA/Asep Firmansyah. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede langsung menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan serta persiapan sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci yang dijadwalkan pada Rabu, 22 April 2026 dini hari.

Tahapan tersebut mencakup registrasi, pemeriksaan kesehatan, pengecekan paspor, hingga proses keimigrasian, termasuk aktivasi Kartu Nusuk.

“Sebelum mereka diberangkatkan ke bandara, mereka (jamaah) akan dicek dulu. Untuk dikumpulkan di SG-1 (gedung serba guna satu), itu khusus untuk screening akhir, terkait barang-barang bawaan,” ujar Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede Muhammad Ali Zakiyudin di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Setelah seluruh proses rampung, jamaah akan diarahkan menuju kamar masing-masing sebelum diberangkatkan ke bandara menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.

Baca Juga: 84 Kloter Haji 2026 Berangkat dari Terminal 2F Bandara Soetta

Pada penyelenggaraan tahun ini, aktivasi Kartu Nusuk dilakukan langsung di asrama haji sebelum keberangkatan, bukan lagi di bandara kedatangan.

Kebijakan ini diambil untuk mempermudah jamaah, mengingat kartu tersebut berfungsi sebagai identitas penting untuk beribadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Ali menjelaskan bahwa kloter pertama yang diberangkatkan dari Pondok Gede berjumlah 393 orang. Para jamaah mulai berdatangan sejak pukul 07.00 WIB.

“Untuk kloter pertama itu 393 orang. Semuanya masuk dari jam 07.00 WIB. Karena dari DKI, masing-masing jamaah tidak membawa banyak rombongan mereka bertahap langsung ke sini,” kata Ali.

Sejalan dengan tagline Kementerian Haji dan Umrah yaitu Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan, layanan di Asrama Haji Pondok Gede disesuaikan dengan kebutuhan jamaah di lapangan.

Jamaah lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan mendapat prioritas dalam proses pengecekan dokumen dan langsung diantar menggunakan kendaraan khusus menuju kamar agar dapat beristirahat sebelum perjalanan panjang.

“Nanti di kamar juga seperti itu mereka juga dapat layanan khusus. Semua yang ditempatkan di lantai 1 itu adalah perempuan, lansia dan disabilitas. Ketika kita mengantar dari SG2 menuju kamar juga ada mobil khusus untuk lansia, disabilitas,” kata Ali.

Lebih lanjut, Ali menyampaikan bahwa jamaah kloter pertama akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 19.30 WIB, dengan jadwal penerbangan pada pukul 00.45 WIB.

Baca Juga: Menhub Pastikan Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Jemaah Haji 2026

Sebelum naik ke bus, barang bawaan jamaah akan kembali diperiksa di Gedung Serbaguna 1 yang disterilisasi layaknya area bandara.

Petugas juga mengingatkan jamaah agar tidak membawa benda tajam seperti gunting kuku atau staples di dalam tas kabin, karena akan disita saat proses pemeriksaan.

“Kadang-kadang sering itu kan gunting kuku ya. Kadang-kadang mereka tidak sadar bahwa itu adalah hal yang ringan. Tapi kadang-kadang mereka sudah terbiasa menaruh peralatan-peralatan yang dipakai seperti staples. Itu juga sering,” katanya.

(Sumber: Antara)

x|close