Ntvnews.id, Padang - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat bahwa potensi gas vulkanik beracun masih terdapat di sekitar kawah atau puncak Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat.
"Di area kawah atau puncak Gunung Marapi juga terdapat potensi bahaya dari gas-gas vulkanik beracun," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, melalui keterangan tertulis yang diterima di Padang, Selasa, 21 April 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan hasil evaluasi aktivitas Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar untuk periode 1 hingga 15 April 2026.
Dalam laporan evaluasi yang dirilis Badan Geologi, setidaknya terdapat empat jenis gas vulkanik beracun yang teridentifikasi, yakni Karbon Dioksida (CO2), Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2), serta Hidrogen Sulfida (H2S).
Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Senin Pagi, lontarkan abu Setinggi 1,6 kilometer
Menyikapi potensi bahaya tersebut, Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat.
Salah satunya adalah penggunaan masker penutup hidung dan mulut saat terjadi hujan abu guna mencegah gangguan saluran pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut.
Selain itu, Badan Geologi bersama Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi di Bukittinggi juga melarang masyarakat, pendaki, maupun wisatawan untuk memasuki atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.
Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi, Abu Vulkanik Menjangkau Sejumlah Wilayah di Kabupaten Agam
Masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, bantaran, atau aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, terutama saat musim hujan.
Rekomendasi ini berkaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.
Badan Geologi menegaskan bahwa tingkat aktivitas gunung tersebut akan terus dievaluasi secara berkala, termasuk apabila terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan.
(Sumber: Antara)
Letusan Gunung Marapi pada 14 Januari 2024 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar. (Antara)