AS Keluarkan Travel Warning, Warganya Diminta Segera Tinggalkan Irak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Foto ini diambil pada 14 Maret 2026 dan menunjukkan Kedutaan Besar AS di Irak setelah serangan di Baghdad, Irak. ANTARA/Xinhua/Khalil Dawood/pri. (ANTARA(Xinhua/Khalil Dawood/pri) Foto ini diambil pada 14 Maret 2026 dan menunjukkan Kedutaan Besar AS di Irak setelah serangan di Baghdad, Irak. ANTARA/Xinhua/Khalil Dawood/pri. (ANTARA(Xinhua/Khalil Dawood/pri) (Antara)

Ntvnews.id, Baghdad - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad memperbarui imbauan perjalanan (travel warning) bagi Irak. Perwakilan Washington tersebut meminta seluruh warga negara AS yang masih berada di Irak agar segera meninggalkan wilayah itu.

"Jangan bepergian ke Irak dengan alasan apa pun. Segera tinggalkan negara itu, jika Anda berada di sana," demikian bunyi peringatan keamanan yang dirilis Kedutaan Besar AS di Irak, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Rabu, 22 April 2026.

Dalam peringatannya, Kedutaan Besar AS menegaskan bahwa kelompok milisi di Irak yang memiliki hubungan dengan Iran masih terus merancang serangan lanjutan. Targetnya mencakup warga negara AS serta kepentingan Amerika di berbagai wilayah Irak, termasuk kawasan utara.

"Beberapa elemen terkait pemerintah Irak terus secara aktif memberikan perlindungan politik, finansial, dan operasional bagi milisi-milisi teroris ini," sebut Kedutaan Besar AS memperingatkan warganya di Irak.

Selain itu, Kedutaan Besar AS menyampaikan bahwa wilayah udara Irak kini telah dibuka kembali, meskipun penerbangan komersial masih berjalan secara terbatas.

Baca Juga: Irak Buka Kembali Wilayah Udara Usai Gencatan Senjata Iran-AS

Meski demikian, warga negara AS yang berencana menggunakan jalur udara tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman berkelanjutan, seperti serangan rudal, drone, maupun roket.

"Misi AS di Irak tetap buka meskipun sedang dalam masa keberangkatan yang diperintahkan untuk membantu warga AS di Irak," kata Kedutaan Besar AS.

"Jangan mencoba datang ke Kedutaan Besar di Baghdad atau Konsulat Jenderal di Erbil mengingat risiko keamanan yang signifikan," imbuh pernyataan tersebut.

Bendera Amerika Serikat/ist Bendera Amerika Serikat/ist

Kedutaan Besar AS juga mengarahkan warga negaranya untuk berkomunikasi dengan pejabat Kedutaan atau Konsulat melalui jalur elektronik.

Peringatan perjalanan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Teheran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone yang menyasar Israel serta negara-negara Timur Tengah yang menjadi lokasi aset militer AS.

Sementara itu, gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi Pakistan telah mulai diberlakukan sejak 8 April lalu.

x|close